Saturday, 22 August 2015

Kata informasi lakukan MOS, Jawab siswa dari kelas III SMAN 1 Batam sore itu memastikan : " Ini bukan MOS, Ini hanya pengenalan OSIS saja "

Batam,Dinamika Kepri - Sabtu sore, (22/8) sekitar pukul 5 : 45 Wib sore, sebagian murid dari Kelas I dan III di SMAN 1 Batam, masih tampak belum pulang, padahal sekolah pada jam sore itu, biasanya sudah sepi dari para murid.

Namun beda pada hari sabtu ini, Para murid tersebut tampak belum pulang dan mereka berkumpul di belakang gedung, seperti tampak pada gambar diatas. terlihat sore itu, para murid kelas I, tampak memakai atribut layaknya seperti sedang melakukan masa oriantasi sekolah (MOS). 

Berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan SMAN 1 (Samansa) Batam, sedang melakukan MOS, awak mediapun mencoba menyambangi SMAN 1 Batam untuk memastikannya.

Namun ketika awak media ini sedang mengabadikan aktivitas yang diduga sedang melakukan akitifitas MOS itu, bebarapa orang siswa yang mengaku dari kelas III, datang menghampiri awak media ini, dan mengatakan, kalau itu bukan sedang MOS melainkan sedang melakukan pengenalan OSIS kepada para juniornya.

" Ini bukan MOS, ini hanya pengenalan Osis saja," Kata seseorang dari siswa kelas III SMAN 1 Batam itu kepada wartwan ini memastikan.

Namun apapun alasannya, tidak ada hak  atau dibenarkan bagi sesama murid untuk menyita waktu murid lainnya, sebab itu adalah termasuk salah satu pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM), diamana waktu istrihat murid-murid baru itu bersama keluarganya, telah terenggut dan tersita dengan hal-hal yang tidak jelas yang dilakukan oleh seniornya.

Pelajar SMAN 1 Batam bukanlah Militer hingga harus selalu menaati apa saja perintah seniornya terhadap juniornya, selain itu para murid  senior, bahkan mampu melakukan hal tersebut, hingga diluar jam sekolah.

Ada dugaan kalau guru-guru di SMAN 1 Batam itu, adalah para guru-guru yang tidak berbobot, ada kemungkinan mereka jadi guru, bukan karena cita-cita, melainkan dari pada tidak dapat pekerjaan saja, akibatnya, mereka para oknum guru disekolah itu, mampu menyuruh murid mengajari  murid lainnya.

Kendati sudah banyak korban yang berjatuhan akibat kelakuan murid senior dengan murid junior di beberapa sekolah  di indonesia saat ini,  sepertinya guru pengajar di sekolah ini tidak perduli akan hal itu, diduga para guru SMAN 1 Batam, belum puas sebelum muridnya  ada yang menjadi korban selanjutnya.(Ag)

Editor : Agus Budi T  


loading...