Tuesday, 18 August 2015

Terkait Gunung di kawasan Panbil yang akan diratakan, Ketika diconfirmasi, Humas BP Batam, Bungkam

Batam, Dinamika Kepri - Kini giliran kawasan Hutan dibelakang Panbil, telah luluh lantah, hutannya habis dan Gunungnya yang ada juga saat ini tengah di potong dibabat dan dimatangkan seperti akan dibuat pembangunan oleh pengusaha.

Tidak tahu siapa oknum BP Batam yang telah mengizinkan hal itu terjadi. Namun yang jelas, Hutan resapan air yang tidak jauh diri Bendungan Sei Ladi itu, berangsur habis, dan gunung-gunung disekitarnya juga mulai terlihat telah diratakan.


Dengan meratakan semua gunung yang ada di Batam, Ada dugaan, jika oknum pejabat BP Batam yang bertugas saat ini,ingin menurunkan ketinggian Batam dari permukaan laut, tujuannya agar  Batam ini nantinya, dapat tenggelam Ketika Es di kutup Utara dan kutup selatan mencair. sebab dari perhitungan para ahli ES di negara Denmark, telah mengungkapkan, bahwa dengan mencairnya Es dikedua kutup itu, prediksinya, dalam waktu dekat ini, ketinggian Air laut Dunia akan meningkat hingga 7 meter. (klik disini untuk membaca beritanya). besar dugaan sebagian Batam akan tenggelam.


Kendati sudah ada berita yang tersiar seperti demikian, Sepertinya Para oknum BP Batam itu, terkesan tidak perduli hal itu, ada kemungkinan mereka tidak perduli, sebab kebanyakan dari mereka bukan orang Batam, mereka adalah pejabat dari luar daerah, dan mereka para orang kaya yang datang ke Batam karena penempatan kerja dari pusat. 


Maka dengan itu, itulah salah satu faktor mungkin membuat mereka tidak perduli dengan kondisi Batam dan terus meratakan gunung yang ada di seluruh Batam saat ini.

Dan lagi pula, sepertinya mereka, terlihat sangat benci dengan adanya Gunung ada di Batam, tidak bisa melihat gunung, Lansung dilego kepengusaha dan diratakan, selain meratakan, tentunya juga untuk tujuan lain yaitu dengan dugaan untuk mendapatkan beberapa dolar Fee per meternya.


Terkait hal ini, melalui pesan singkat awak media ini, mencoba mengiconfirmasinya kepada Humas BP Batam, untuk menanggapinya.


Namun sudah berulang kali di sms sejak tanggal 16-18/8, dan juga dihunbungi, Purnomo Andiantono selaku Humas BP Batam, lebih memilih Bungkam akan hal itu. dimana ketika dirinya diconfirmasi awak media ini, terkait adanya Gunung di Belakang kawasan Panbil yang kini tengah digunduli, dipotongi, terlihat dipora-porandakan dan akan diratakan itu, Humas Bp Batam yang baru beberapa bulan menjabat itu, memilih diam seribu bahasa, terkesan seperti ada yang ditutupi.


Mungkin selain menutupi, ada kemungkinan kalau Ia juga, terkesan tidak menguasai bidang kerjanya selaku pejabat Humas, di Bp Batam.(Ag)


Editor : Agus Budi T