Sunday, 23 August 2015

Di Milan Italia, Pelacur diwajibkan pakai seragam warna terang

Dinamika Kepri - Biasanya seorang pelacur tidak ingin diketahui oleh publik jika dirinya adalah seorang pelacur. Maklum saja status ini oleh sebagian besar orang masih dicap buruk. Namun tampaknya hal ini tidak berlaku bagi pelacur di Italia.

Dimana pemerintah kota Milan akan mewajibkan pelacur jalanan untuk mengenakan seragam. Alsannya ialah karena pemerintah ingin meningkatkan keamanan jalanan.

Mengutip laporan koran the Daily Mail, Rabu (19/8) dilaporkan bahawa rencananya peraturan yang ditujukan pada para pekerja sek komersial itu akan diberlakukan mulai bulan depan.

Dalam peraturan itu disebutkan bahwa mereka tidak lagi boleh menganakan pakaian-pakaian seksi, baik celana minim maupun baju ketat. Apabila melanggar mereka akan dikenakan sanksi untuk membayar denda sebesar Rp 7,6 juta.

Peraturan itu dibuat lantaran menurut pemerintah kota Spino d’Adda, pelacur kerap menimbulkan masalah keselamatan saat di jalanan dari Kota Milan menuju Cremona.

“Pekerja seks harus diperlakukan layaknya karyawan yang bekerja di lokasi konstruksi dan mereka harus memakai pakaian yang mudah terlihat,” ungkap Luciano Sinigaglia Wakil Walikota Spino d’Adda.

Dilaporkan oleh harian the Independent, setidaknya ada sebanyak 15 ribu pekerja sek mendatangi kota Milan. Lantaran saat ini kota tersebut, tengah menggelar ajang guna meraik wisatawan lewat 2015 Expo World Fair. (Int)

Editor : Agus Budi T