Sunday, 23 August 2015

" Dengan menghirup Lem, Kami bisa bermimpi sesuatu yang indah yang tidak kami dapat di dunia ini "

Dinamika Kepri - Thant Zin Oo, wajahnya tampak kurus pucat dengan warna rambut yang terlihat sangat kusut tampak asik bersama teman-temannya menelusuri jalanan. Ia tampak berharap dalam perjalanannya menuju tempat tumpukana sampah dapat menemukan barang-barang yang dapat di jual dan menjadi uang.

Sekilas ia memang tampak asik, namun dari sisi lalin ia tampak begitu sangat memilukan. Karena sepanjang perjalanan ia sesekali menghisap kuat-kuat lem berwarna kuning yang dibawa oleh dirinya. Rupanya kebiasaan yang juga dilakukan oleh anak-anak jalanan di Indonesia juga dilakukan oleh banyak anak-anak jalanan di negara Myanmar.

Ia mengaku apa yang dilakukannya tersebut dapat membuat dirinya lebih tenang. Karena dapat membuatnya merasakan sesuatu yang tidak dapat dilakukannya di dunia ini. “Ini dapat membuat ku merasa tenang. Karena aku dapat melupakan rasa laparku sebentar dan memimpikan sesuatu yang tidak dapat aku lakukan di dunianyata,ujarnya.

Seperti di kutip dari AsiaOne, negara Myanmar tidak jauh berbedda dengan Jakarta. Dimana banyak masyarakat pedesaan yang berbondong-bondong menuju kekota untuk mendapatkan pekerjaan namun tidak dibekali dengan uang dan pendidikan yang cukup.

Sehingga setelah sampai ke kota mereka tidak mendapatkan pekerjaan dan hanya dapt mengais sisa-sisa yang ada di jalanan untuk di jadikan sebagai penyambung hidup. Dan menempati tempat-tempat yang bukan tempat mereka karena tidak memiliki tujuan selama ke kota.

Myanmar juga tidak ubahnya seperti Jakarta dimana banyak permasalahan sosial yang tidak kunjung selesai seperti narkoba juga dikonsumsi anak jalanan. Bahkan kerana sudah terbiasa menghirup lem, biasanya mereka akan lebih memilih menggunakan uangnya untuk membeli lem.

Bahkan Thant Zin Oo, menjelaskan jika cita-cita menjadi dokter dan tentara dimasa kecilnya sudah tidak ada lagi.Aku bahkan tidak lagi memiliki mimpi menjadi tentara atau dokter seperti dulu. Sekarang aku realistis aja. Aku isap lem ini dan membayangkan aku sedang berada di klub malam,tandasnya.(int)

Editor : Agus Budi T