Tuesday, 25 August 2015

Dari pantauan media, Ketahui dan kenali, Inilah 10 ciri-ciri oknum pejabat bermasalah

Dinamika Kepri-Tidak heran siapapun orangnya, baik itu orang dikalangan bawah,menengah, atas, Pengusaha, Pejabat, politikus dan apapun profesinya, pastinya akan memiliki rasa ketakutan jika harus berurusan dengan Hukum.

Namun kendati  demikian, tidak jarang, jika semua orang kerap melakukan pelanggaran hukum.walau mereka sadar sebelum melakukannya, namun tetap saja dilakukan.

Biasanya orang yang telah melakukan kesalahan serta memiliki catatan buruk ditambah lagi belum pernah sama sekali tersandung dengan hukum, orang tersebut biasanya akan mencari perlindungan, apalagi seorang pejabat, Ia akan merangkul mana orang-orang yang vokal terhadapnya. tujuannya agar keburukan yang telah dilakukannya tidak terbongkar.

Inilah ciri-ciri pejabat  bermasalah, Biasanya Pejabat itu :

1.Nomor poselnya kerap nonaktif atau diganti-ganti, walaupun aktif,  tidak semua panggilan masuk diterimanya, kecuali bagi nama-nama yang sudah tersimpan di ponselnya, itupun tidak semua, kecuali menguntungkan baginya.

2.Sebagai pejabat, tentunya yang bersangkutan adalah pejabat Publik yang tidak lepas dari setiap confirmasi media, namun ketika yang bersangkutan diconfirmasi, sudah pasti ia tidak akan menjawab, kecuali untuk pencitraan, dengan senang dia akan menjawab dengan panjang kali lebar.

3.Selain tertutup, Biasanya pejabat tersebut akan selalu bergabung dengan organisasi tertentu, baik dengan Organisasi masyarakat (Ormas) maupun Organisasi kepemudaan (OKP), tujuannya agar tidak ada siapapun yang akan berani untuk mengusiknya. baik itu dari media maupun dari penegak hukum, sebab pejabat tersebut akan merasa kuat dan kebal hukum setelah bergabung dengan  Ormas maupun OKP tertentu. kenapa itu dilakukan ?, mungkin juga sudah teruji. 

4.Ketika ada acara resmi, dimana seluruh para pejabat berkumpul semuanya, pejabat bermasalah itu, akan memilih sibuk sendiri dan kerap menghindar dari jempretan camera sambil otak-atik hapenya.

5. Ketika sudah mentok dengan isi confirmasi media, biasanya pejabat itu, akan mengarahkan bawahannya untuk menjawab semua confirmasi dari media tersebut.

6.Yang jelas pejabat tersebut akan takut serta menghindar untuk melakukan wawancara kepada wartawan, kecuali  untuk berita pencitraan.

7. Di jam-jam kerja biasanya pejabat bermasalah itu, sulit ditemui, dan selalu menyampaikan pesan kepada bawahannya, katanya " Kalau wartawan ada yang ingin menemui saya, katakan kalau saya lagi diluar kota." 

8. Disaat pulang kerja, biasanya pejabat itu kerap keluar dari pintu belakang.

9.Jika diajak ketemuan untuk wawancara, pejabat itu selalu beralasan tidak ada waktu, dan lagi banyak kegiatan. 

10. Ketika semua boroknya makin terkuak, sebahagian dari pejabat bermasalah itu, ada yang tidak segan -segan untuk mencari cara atau celah untuk menjebak wartawan tersebut.

Nah.. jika anda sudah pernah mengalamin , merasakan dan melihat 10 kejanggalan diatas, sudah bisa dipastikan, bahwa oknum pejabat tersebut, sudah bermasalah dengan kinerjanya sebagai Abdi Masyarakat. itu sudah pasti, tinggal timenya saja, sebab penegak hukum dari pusat akan segera datang untuk menjemput dan dimasukkannya ke dalam kerengkeng jeruji besi. 

Memang sangat disayangkan, biasanya seperti yang kita lihat selama ini, bahwa penegak hukum di daerah, pastinya tidak ada yang mampu, untuk melakukan tindakan hukum kepada pejabat bermasalah tersebut, diduga karena ada hal-hal tertentu.

Kendati demikian, pemeriksaan tetap dilakukan petugas, namun bukan pemeriksaan yang sebenarnya, kesannya hanya untuk menegelabui masyarakat, sebab takut jika dibilang tidak bekerja.

Selain itu, di Batam sendiri, ada banyak pejabat yang sudah diperiksa, namun tidak ada endingnya. Terkesan cuma diperiksa-periksa, seperti cek kesehatan, mirip dirumah sakit saja.

Ada mungkinan setelah diperiksa, oknum pejabat bermasalah tersebut, diberikan resep obat rawat jalan, dan resep obat teraphi oleh petugasnya.  

Apa saja kesalahan yang sering oleh pejabat ?, biasanya kesalahan itu tentang penggunaan-penggugnaan anggaran dari uang masyarakat. Dimana dalam penggunaan anggaran, mereka diduga kerap melakukan tindakan Mark-up, Korupsi, maupun praktek suap-menyuap dengan kolega dan kroni-kroninya.

Namun, kendati sementara ini pejabat itu masih merasa nyaman dengan menyimpan rapi kesalahannya, Suatu saat yang bersankutan pasti berujung di balik jeruji besi seperti pejabat yang lainya.

Karena," Sepandai-pandainya Tupai melompat, pasti akan jatuh juga ",mungkin itulah pepatah yang tepat baginya. mengapa demikian, karena itu memang sudah hukum alam.

Sebagai Wartawan Sejati dan bukan jadi wartawan karena digaji. Rajinlah-rajinlah menulis dan memberitakannya, tetapi jangan lupa tetap confirmasi, agar berita tetap berimbang, kendati tidak dijawabnya, itu bukan alasan tidak menaikan beritanya. Menjawab tidak menjawab, itu bukan urusan kita, karena itu adalah haknya untuk menjawab maupun bungkam. Yang penting sudah diconfirmasi, beritakan terus sampai malaikat keadilan, datang menjemputnya. 

Memang saat ini belum ada pihak penegak hukum yang meresponnya, Namun  suatu saat nanti, kasusnya itu akan meledak, sebab Mbah Google telah menyimpan dan merecord semua pemberitaan tentang dirinya. Semua yang anda beritakan itu, tentunya akan menjadi Bom waktu bagi pejabat yang sudah bermasalah itu.

Tetapi, bagi pejabat yang pintar yang sudah bermasalah, biasanya akan kerap menumbalkan bawahannya sebagai penggantinya untuk di hukum, atau sering disebut dengan istilah, pasang badan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya atasannya.

Namun itu bukan pasang badan dengan cuma-cuma atau secara hanya Gratisan, tentunya, sebelum pasang badan dilakukan, telah ada perjanjian dan kesepakatannya, atau disebut dengan istilah,Take And Give atau Wani Piro ".(Ag)

Editor : Agus Budi T