Friday, 28 August 2015

Dalam 1 Tahun Ini, NCW berhasil Ungkap 6 kasus Tipikor di Kepri, Oknum pejabat Di Batam, Dipastikan Menyusul Lagi

Batam, Dinamika Kepri- Sejak  mengembang sayapnya di Kepri, dalam 1 tahun ini, National Corruption Watch (NCW), terhitung telah sedikitnya ada 6 kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dilaporkannya sudah selesai disidangkan, dan kini para pelakunya, juga telah mendekam dan menjalani hukumannya dibalik dinginya jeruji besi Penjara.

Adapun kasus Tipikor tersebut antara lain,

1.Kasus Tipikor di Natuna, dengan kasus pengadaan Sistem penjernian air minum (SPAM) dengan nilai korupsi sebesar Rp 2,6 Miliar

2.Kasus Tipikor di Teluk Sebong, Bintan, dengan nilai korupsi Rp 400 juta

3.Kasus Tipikor Bandara Hang Nadim Batam, Yaitu kasus korupsi pengadaan genset dan lampu Run way, senilai Rp 12 Miliar

4. Kasus Tipikor  Pengadaan Sistem penjernian air minum (SPAM) di Buluh Patah Tanjung Balai Karimun, dengan nilai korupsi Rp1,8 Miliar

5.Kasus Tipikor Pembangunan Tanggul penahan di Tangjung Balai Karimun, senilai Rp 26 Miliar

6.Untuk di Batam sendiri, selain kasus korupsi pengadaan genset dan lampu Run way, NCW  juga telah berhasil mengungkap kasus Tipikor di pengadaan lampu hias di MTQ Provinsi, senilai Rp 1,2 Miliar.

Selain dari ke 6 kasus Tipikor yang sudah berhasil diungkap NCW Kepri tersebut, Kini ternyata masih ada lagi kasus Tipikor baru yang sudah dilaporkan lagi.

Mulkansyah selaku ketua NCW Kepri, kepada wartawan, Ia mengatakan, bahwa dirinya hanya menjalankan tugas dan pekerjaannya sebagai Aktivis anti Korupsi di Provinsi Kepri.

" Sebagai aktivis, Saya harus menjalankan tugas saya sebagai Aktivis Anti Korupsi di NCW, sama seperti anda seorang wartawan, tentunya untuk memberitakan, semuanya punya tupoksi untuk menjalankan tugas masing-masing." Kata Mulkan, kepada para awak media Kamis, (27/8/2015) diselang-selang waktunya.

Sebelum mengakhiri perbincangannya dengan para awak media, Mulkansyah juga sempat menunjukkan beberapa berkas data  dugaan korupsi baru yang sudah dilaporkannya.

" Inilah berkas-berkas yang sudah kita laporkan, dan ini bukti surat terimanya,  mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, pemanggilan segera dilakukan kepada yang bersangkutan, tunggu timenya aja." Ucap dia.

Ketika Awak media memastikan data tersebut, terlihat jelas, ada beberapa nama-nama oknum penjabat di Batam, yang tercantum ditumpukan berkas tersebut.(Ag)

Editor : Agus Budi T