Thursday, 13 August 2015

Ngelakan pengendara lain yang tiba-tiba berhenti di depan, Dini nyungsep masuk parit menghantam batu lalu pingsan

Batam,Dinamika Kepri- Kejadian naas  yang menimpa Dini ini, mungkin bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua yang sering berkendara di jalan raya. 

Dimana untuk menjaga tetap selamat berkendara diperjalanan hingga sampai tujuan, alangkah baiknya jika kita sebagai pengendara tetap mengontrol kecepatan laju kendaraan dan tetap fokus melihat jalan kedepan, apalagi mengotakatik ponsel celular ketika dalam berkendaraan, tentunya sangat tidak diperbolehkan,karena dapat mengganggu konsentrasi ketika berkedara, dan sangat berbahaya bagi anda ,aupun bagi pengendara yang lain. sebab jika itu dilakukan, akibatnya bisa fatal seperti yang baru saja terjadi ini pada Dini.sebab kata saksi mata yang melihat, korban mengendarai kendaraannya dengan tangan satu, diduga korban sedang tengah menjawab panggilan dari hapenya.  

Pada malam tadi sekitar pukul 7 malam ,Kamis (13/8) tepatnya dijalan umum menuju Tiban Ayu Sekupang,Batam, Kejadian naas laka, baru saja terjadi menimpa gadis bernama Dini diduga akibat kelalaiannya.

Dini yang berkendara seorang diri itu, katanya. tiba-tiba membelokan motornya kiri lurus hingga jatuh keparit, bahkan  motor berplat BP 2499 MG itu terbang melewati parit disekitar itu.

Akibatnya, Dini yang masih berusia belasan tahun itu, terhempas kuat keselokan yang sudah dibatu miring itu, korban mengahamtam tubuhnya dengan keras hingga membuat dirinya pingsan.

Kini Dini telah dirawat di klinik terdekat di Tiban Center,  Sekupang, Batam. Namun sampai berita ini di muat belum diketahui bagaimana kondisi Dini saat ini.

Kata saksi mata ditempat kejadian menjelaskan, katanya, sebelum kejadian, korban terlihat mengendarai kendaraannnya dengan laju dengan tangan satu, setelah lalu  itu Ia panik ketika ada kendaraan yang berhenti tiba-tiba di depannya, karena tidak dapat mengusai laju motornya, korban pun membelokkan motornya kiri hingga terbang melampui parit, sembari motor melampaui Parit, korban pun jatuh  mengahamtam batu miring pembatas parit, hingga membuat korban jatuh pingsan.

Namun yang paling dikesalkan, katanya sang pengendara yang berhenti tiba-tiba itu, lari kabur meninggalkan korban begitu saja tertidur di dalam parit.

Melihat kejadian itu, warga lain yang melihat lalu menghampiri  berusaha menyelamatkan nyawa korban, kendati warga yang melihat agak ragu karena menyangka jika korban sudah mati, namun sebagian warga memaksa untuk tetap menolongnya.

Melihat korbat masih bernafas, Dini pun lansung dikeluarkan dari dalam parit dalam keadaan pingsa dan segera digotong warga ramai-ramai ke klinik terdekat di sekitar Tiban Center.

Namun tidak menunggu lama, berita kecelakaan itu tersiar dengan cepat, dengan segera pihak keluargapun langsung tiba dilokasi kejadian. setelah melihat plat motor yang sudah bercampu lumpur itu, pihak keluarga itupun memastikan jika korban itu, adalah anaknya. 

Mendengar ada pihak keluarga yang datang, warga disekitarpun mengarahkan agar keluarga pergi melihat korban ke klinik terdekat yaitu di sekitar Tiban Center tersebut.(Ag)

Editor : Agus Budi T