Friday, 21 August 2015

Akibat masalah hutang piutang, Seorang pemuda tewas bersimbah darah

Batam, Dinamika Kepri- Akibat masalah hutang piutang, seorang pemuda  yang biasa dipanggil Tato, pada Jumat pagi,(21/8), sekitar jam 9, ditemukan  tewas bersimbah darah di jalan tepatnya di depan sebuah kos-kosan di Komplek Nagoya Busines Center, Batam,Kepri.

Dalam rekaman CCTV, pemuda tersebut di gotong warga dengan luka dan darah berceceran di jalan . Warga yang berniat, membawa korban  ke rumah sakit. Namun pemuda pengangguran ini ternyata tewas dan tergeletak di jalan raya. 

Dalam  rekaman CCTV  ini  terlihat  pemuda yang biasa dipanggil tato tersebut, diangkat oleh beberapa orang dari dalam ruko yang menjadi tempat kos –kosan di daerah sekitar Nagoya  Batam. 

Korban diduga saat itu masi bernapas,  namun saat diletakkan  di jalan, pameuda tersebut langsung telah tewas. Selain itu, kondis tubuh terlihat mengeluarkan darah di bagian lehernya, diduga pemuda tersebut  telah di bunuh dengan menggunakan benda tajam. 

Informasi yang didapat, pria yang tinggal di lantai empat kosnya itu, sebelum ditemukan tewas, sempat terdengar cekcok dengan penghuni kos lantai III yang akrab disapa pakde atau berinisial nama AP.  

Kapolresta Barelang,  Komisaris besar Asep Safrudin, mengatakan dari hasil olah TKP yang dilakukan dan keterangan saksi di lapangan, menyebutkan bahwa sebelum kejadian naas itu telah terjadi, awalnya bermula dari perselisihan kecil  antara korban dengan yang diduga pelaku, yang mana masih sama-sama penghuni kos ditempat itu, maka setelah perselisihan itu terjadilah keributan.

Menjelang beberpa saat kemudian, tim  identifikasi Polrestabarelang Batam, turun kelokasi guna mengevakuasi korban, korban  langsung dilarikan kerumah sakit, untuk keperluan otopsi.(LN)

Editor : Agus Budi T