Friday, 10 July 2015

Polda Kepri gelar pasukan operasi ketupat seligi 2015

            Tampak,Kapolda Kepri, Brigjen Pol, Arman Depari memeriksa barisan.(9/7/2015).


Batam,Dinamika Kepri - Kamis tanggal 09 Juli 2015 pukul 08.00 wib telah dilaksanakannya Gelar Pasukan Operasi ketupat Seligi 2015 di Lapangan Engku Putri yang dihadiri oleh Segenap Unsur Pimpinan daerah, Para Pejabat Instansi Sipil, Para Pejabat Utama Polda Kepri serta Para peserta Apel Gelar Pasukan dari berbagai Instansi. 

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi 2015 di Pimpin Langsung oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Arman Depari. Adapun jumlah kekuatan Polda Kepri beserta jajaran berjumlah 2.600 Personel dan di tambah dengan Instansi terkait berjumlah 461 Personil,  serta dibantu juga dengan peralatan pendukung lainnya termasuk 1 Unit Helikopter.

Polda Kepri beserta seluruh jajaran dengan didukung instansi terkait dan Mitra Kamtibmas lainnya menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi “ KETUPAT – SELIGI 2015 “ yang dilaksanakan selama 16 ( Enam belas ) hari dari tanggal 10 Juli 2015 s/d 25 Juli 2015. Adapun sasaran Pengamanan yaitu :


1.    Terminal                                    =  5
2.    Bandara                                     =  5
3.    Pelabuhan laut                            =  31
4.    Mall /Tempat belanja                  =  51
5.    Tempat Wisata                           =  41
6.    Mesjid Tempat Sholat Ied            =  460 
7.    Lapangan tempat Sholat Ied        =  16
8.    Pergelaran CCTV                         =  39
9.    Pos Pengamanan                         =  23   
10.    Pos Pelayanan                           =  20   


Adapun amanat Kapolri pada Apel gelar pasukan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun 2015 yang dibacakan oleh Kapolda Kepri Brigjen Pol.Drs.Arman Depari pada apel gelar pasukan menyampaikan bahwa Apel gelar pasukan dilaksanakan secara serentak diseluruh Polda untuk mengecek kesiapan akhir pengamanan hari raya idul fitri, terutama terkait dengan kekuatan personil ,kelengkapan peralatan,sarana prasarana dan kesiapan Institusi lain yang terlibat, sebelum melaksanakan tugas dilapangan.
 

Melalui Apel pengecekan ini diharapkan rencana Operasi  yang telah dipersiapkan dengan matang dan cermat,dapat dilaksanakan secara baik dan mampu mendorong sinergitas seluruh stakeholders sehingga penyelenggaraan “Operasi Ketupat - 2015” dapat berjalan dengan sukses.

Berdasarkan Data Operasi Ketupat tahun 2014 lalu, Tercatat jumlah kejadian kecelakaan Lalu lintas mengalami penurunan sebanyak 618 kasus atau 16,81 %, dari 3.675 kasus pada tahun 2013 menjadi 3.057 kasus pada tahun 2014. Selanjutnya perlu kita pahami bahwa pada tahun 2015 ini Kementerian perhubungan memprediksi kenaikan arus mudik lebaran pada semua moda akan mencapai kurang lebih 1,9 % atau sekitar 20.002.724 orang dibandingkan dengan pemudik tahun 2014 sebesar 19.618.530 . 

Implikasi kenaikan arus mudik tersebut,adalah peningkatan penggunaan model transportasi seperti kereta api,pesawat,ASDP,motor,mobil pribadi, bus dan kapal laut. Sedangkan untuk puncak arus mudik untuk semua moda transportasi diperkirakan akan terjadi pada H – 7 dan arus balik pada H + 3 pelaksanaan Idul Fitri tahun 2015.

Selain itu Kapolri Jendral Pol Drs.Badrodin Haiti juga mengingatkan adanya berbagai Potensi ancaman kamtibmas yang harus terus diantisipasi seperti terorisme,teror bom,sabotase,perkelahian antar kelompok warga masyarakat, Kebut-kebutan,penyalahgunaan narkoba,miras,peningkatan kebutuhan BBM ,peningkatan harga kebutuhan pokok, Kebakaran,Kriminalitas, Penjualan petasan dan bencana Alam.

Memahami berbagai permasalahan gangguan Kamtibmas dan beragam ancaman yang mungkin terjadi , Maka dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat pada perayaan hari raya Idul Fitri 1436 H, Polri beserta seluruh Jajarannya dibantu Instansi terkait dan komponen masyarakat lainnya menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat, Yaitu “ Operasi Ketupat – 2015” selama 16 hari, mulai tanggal 10 s/d 25 Juli 2015. 

Adapun kekuatan yang digelar sebanyak 145.676 personel terdiri dari anggota Polri sebanyak 82.538 Personel, TNI sebanyak 12.761 personel serta Instansi terkait sebanyak 50.377 Personel yang akan tergelar di 3.030 Pos Pengamanan dan 1.083 Pos Pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah indonesia.(LN)



Editor : Agus Budi T