Friday, 10 July 2015

Pembunuhan sadis terhadap Pacar, Kepala dibanting, Pingsan lalu dibakar

Tampak,Kapolres Barelang AKBP Asep Safrudin (Tengah),di dampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Yoga Buanadipta Ilafi dan Kapolsek Sekupang,Kompol Rimsyahtono,menggelar jumpa PERS di Mapolsek Sekupang,Jumat, (10/7/2015).

Batam,Dinamika Kepri - Jumat siang (10/7), di Mapolres Sekupang, Kapolres Barelang AKBP Asep Safrudin di dampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Yoga Buanadipta Ilafi dan Kapolsek Sekupang,Kompol Rimsyahtono,menggelar jumpa PERS terkait berhasilnya polisi menangkap kedua pelaku pembunuhan sadis terhadap korban yang bernama Sintia Bella yang mayatnya ditemukan di sema-semak atau lahan kosong Tiban Global depan SMP Negeri 25 ,Sekupang Batam,pada kamis 9/7/2015.

Kapolres Barelang AKBP Asep Safrudin kepada para wartawan dalam Press lirisnya menjelaskan bahwa, mayat yang ditemukan di Tiban Global pada itu, adalah korban pembunuhan,selain itu pembunuhan tersebut terangnya,adalah pembuhan berencana dengan motif cemburu.

" Dari hasil penyelidikan selama 24 jam,kita berhasil menanggkap pelaku, teryata pelaku itu tidak melakukan sendiri, Ia dibantu oleh temannya yang sesam rekan karibnya.Mereka melakukan pembuhan ini berdua,kemudian motifnya dari pembunuhan tersebut,karena pelaku cemburu dimana pelaku ini adalah pacarnya,sebab pelaku ini cemburu karena sering melihat sms masuk dari laki-laki lain,dan dari media sosialnya di Facebook,pelaku juga  sering melihat komunikasi antara korban dengan laki-laki lain.itulah yang kemudian memicu api cemburu pelaku,kemudian dia berniat untuk membunuh si korban ini.pembunuhan ini adalah pembunuhan berencana,terbukti dengan dia sudah mempersiapkan bensin yang sudah dimasukan ke dalam botol minuman mineral,dan mereka berdua bekerja sama, dimana niat pertama dari pelaku pertama (MW) menyuruh temannya (BW) untuk menjemput korban di kos-kosannya.setelah itu, korban dibanting,di cekek, lalu pingsan dan dibakar." Terang AKBP Asep Safrudin kepada para wartawan.


Terkait pembakaran korban motif cemburu ini,Polisi belum dapat dipastikan,apakah korban dibakar masih  keadaan hidup atau sudah meninggal.katanya masih tahap penyelidikan. 

Kata Asep Safrudin lagi,terkait hal ini,pelaku ini akan dikenakan pasal 340 tentang pembuhan berencana dengan kurungan 15 hingga 20 tahun penjara .

Bunyi Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana berbunyi, “Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.” (Ag)




Editor : Agus Budi T