Monday, 27 July 2015

Humas BP Batam, Jelaskan cara mendapatkan lahan kavling di Batam

Batam,Dinamika Kepri - Mungkin jika bagi sebagian warga Batam, pasti merasa  akan kebingungan bagaimana untuk mendapat Lahan Kavling di Batam.

Selain banyak orang beranggapan, jika dilahan di Batam,hanya diperuntukan bagi orang-orang berduit saja.tentunya itu adalah anggapan yang salah.

Bahkan tidak jarang jika di Batam sering terjadi demontrasi Ke BP Batam tentang masalah lahan.

Akibat sulitnya sebagaian  warga untuk mendapatkan lahan kavling di Batam,tentu telah mengakibatkan pertumbuhan  rumah liar (Ruli)di Batam, pesat dan terus menjamur.selain minimnya ada perhatian serius dari pemerintah kota Batam dan BP Kawasan Batam.membuat ruli tumbuh bak cendawan di musim hujan.

Selain banyaknya ruli disetiap lahan kosong di Batam,tentunya membuat para investor berpikir dua kali dan keburu kabur setelah melihat birokrasinya,pasalnya untuk mendapatkan lahan yang diinginkan,Investor lebih dahulu harus melakukan pembebasan lahan,ganti rugi kebun,uang tebas,uang hibah/uang paku bagi setiap pemilik rumah.

Bahkan tidak jarang,jika disetiap ada pemindahan yang dilakukan investor, kerap terjadi kesalah fahaman antara pihak Investor,Warga yang digusur maupun dengan pihak BP Batam.sebab warga yang digusur kerap meminta lahan kavling.dan Bp Kawasan tidak dapat menyanggupinya.karena lahan kosong di Batam sudah semakin habis.

Terkait untuk mendapatkan lahan kavling di Batam,minggu 26/7,melalui pesan singkat,awak media ini, mencoba menayakan bagaimana cara warga untuk mendapatkan lahan Kavling di Batam kepada Purnomo Andiantono selaku Direktur Promosi dan Humas BP Batam.

Senin.(27/7) melaui pesan singkat,Humas BP Batam itu menjawab,balasnya,Pengajuan Normal perorangan yaitu dengan, 

1.Mengajukan permohonan lahan dengan peruntukan pemukiman dan Maksimal Luas 500 M2.
2.Sket Lokasi dimana yang akan dimohonkan.
3.Permohonan itu lalu disampaikan ke gedung Sumatera,Batam Center.
4.Dan yang pasti harus melengkapi identitas diri sebagai pemohon, seperti Foto copy KTP dan kartu keluarga (KK).

Namun ketika wartawan ini mengkonfirmasinya kembali,dan menanyakan, "apakah untuk mendapatkan kavling yang dimaksud itu, harus memiliki badan hukum (perusahaan=red) ",Purnomo Andiantono tidak menjawab lagi. (Ag)


Editor : Agus Budi T