Thursday, 9 July 2015

Cintaku di balas dengan air tuba

Batam,Dinamika Kepri - Surat dari pembaca,terlebih dahulu aku mengucapkan terima kasih atas waktunya karena telah sudi membaca goresan tanganku ini.

Kenalkan namaku Debby Anggraini, yah..sebut saja namaku demikian ,aku adalah wanita yang sudah menikah dan berusia 22 tahun,aku adalah seorang ibu dari dua anak ,putra dan putri yang kini jauh dariku.

Dalam goresan curahan hatiku ini,aku ingin berbagi pengalaman kepada pembaca yang budiman,harapku agar anda, jangan pernah mengalami seperti apa pedihnya yang kualami ini,selain itu, aku juga tidak ingin menyimpannya terlalu jauh di dalam hatiku,itu seperti belenggu yang begitu berat jika aku terus menyimpannya di dalam hati ini.

Dahulunya, saya pernah menjalin rumah tangga dengan mantan suami saya yang bernama Indra Lesmana dan dia kini,masih bekerja di sebuah pujasera Kopi tiam,yang berada di Harbourbay,Batu Ampar,Batam,Kepulauan Riau(Kepri).

Dari pernikahan kami, aku dan suamiku telah dikaruniai  seorang anak sepasang putra dan putri,saya cukup merasakan kebahagiaan yang tulus dalam rumah tanggaku saat itu,namun kebahagian itu hanya bertahan selama 4 tahun saja.

Bagi saya dia adalah cinta pertama saya dan terakhir,karna udah banyak cobaan yang menggoda datang mengganggu hubungan kami,  tapi aku hanya bisa bersabar menghadapinya.

Saya tidak kuat menerima semua kelakuannya terhadap saya sehingga dia sering membuat tempramental dengan saya karna hal yang kecil,mgkin usia kami masih terlalu muda, sehingga emosi kami terlalu tinggi dan tidak terkendalikan lagi,akhirnya saya mengambil keputusan untuk meninggalkan rumah.

Tapi di dalam hati saya yang paling dalam saya masih mencintainya walaupun saya pergi dari rumah.tetapi saya tidak terima dengan dia menghina keluarga saya. dia selalu memperhitungkan apa aja yang udah diberi dia trhadap keluarga saya. begitu sakit hati saya dibuatnya. tetapi hati kecil dan pikiran tidak bisa ditutupin,saya "masih mengharapkan dia kembali kepada saya.

Saya mengakui kesalahan saya dengan meninggalkan dia dan anak-anakku., bukan saya.tidak mau membawa anak saya itu, tetapi orang tuamya, berkeras menahan kedua anak saya.

Udah 3 tahun saya berpisah tanpa bercerai , saya bekerja untuk ibu dan anak saya, banyak lelaki yang mau memperistri saya tapi saya selalu menghindar dan tidak memberi harapan kepada lelaki yang ingin menyanding saya.

 Akhirnya saya akui kalau cintaku hanya dia yang dapat membuka hati ini.tapi orangtua saya terlnjur sakit hati atas omongannya terhadap orangtua saya,sampai saat ini saya mencintainya hanya dia yang bs membuat saya nyaman.

Semoga dia bahagia dengan kehidupannya yang sekarang..dalam doaku " Ya allah semga dia selalu menjaga kesehatannya, slalu menuntun dia dengan jalanmu ya allah, dan sadarkanlah dia dr orang2 yang udah merasuki pikirannya, hamba yakin ya allah ini udah takdirmu tapi aku percaya bahwa dibalik semua ini ada hikmah dan hidayahmu.

Saya Debby Anggraini, hanya menulis kisah hidup saya, dan saya hanya ingin mencurahkan rasa yang selalu terpendam dihati saya ini.Terima kasih. (DA)

Editor : Agus Budi T