Tuesday, 21 July 2015

Belasan Pelaku Pengeroyokan Terhadap Muhammad Sohidin, Masih Bebas Berkeliaran

Muhammad Sohidin:" Untung saja saya bisa meloloskan diri saat itu,kalau tidak, mungkin saat ini,saya sudah mati."

Batam,Dinamika Kepri – Sepertinya warga Sekupang harus lebih berhati-hati jika melintasi Daerah jalanan sekitar Gedung Beringin Sekupang,Batam.Pasalnya Sampai saat ini,Selasa(21/7/2015),Belasan  pelaku pengeroyokan pemukulan terhadap korban yang bernama Muhammad Sohidin (24),warga Patam Indah, pelakunya masih berkeliaran dan masih menghantui  dan diduga mencari masih korban lainnya. 

Para ABG yang diduga kerap mabuk-mabukan di gedung beringin Sekupang itu,kini belum ada yang ditangkap polisi. Padahal  pada Jumat pagi (17/7/2015) yang lalu, pihak keluarga korban, sudah melaporkan kejadian tindak pengeroyokan  tersebut, kepada pihak Polisi yang bertugas di Sektor Sekupang.

" Sampai saat ini ,belum ada perkembangan mengenai hal tersebut,Namun kami berharap ,agar para pelaku dapat segera ditangkap oleh polisi." Terang korban  kepada wartawan ini selasa,(21/7/2015) disela-sela waktunya.

Kepada awak media ini,Korban juga berkenan menceritakan tentang Kronologis kejadiannya.Katanya,Pada tanggal 17/7,Jumat pagi usai takbiran,Adik korban sengaja keluar untuk membeli makanan Ke Wartel Sekupang,namun ditengah perjalanan,segerobolan ABG  tengah dalam keadaan mabuk mencegat adik korban tepatnya di jalan depan gedung beringin Sekupang.

Adik korban ditarik ketempat mangkal mabuk para pelaku(Gedung beringin=red),tidak terima,adik korban lalu lari menyelamatkan diri menuju ke SMA 1 Sekupang tempat Muhammad Sohidin bekerja untuk mengadu.Bahkan dalam aksi penyelamatan diri tersebut,para ABG mabuk itu juga mengejar adik korban sampai ke sekolah tersebut.

Tidak terima Adiknya diperlakukan seperti itu, Muhammad Sohidin pun mengejar dan menghapiri tempat mangkal para ABG mabuk tersebut di depan Gedung Beringin Sekupang,Rencananya ingin mempertanyakan dengan secara sopan kenapa itu terjadi,namun para ABG mabuk yang diduga Putus sekolah itu,tidak terima atas kedatangan Muhammad Sohidin, merekapun  mengeroyoknya dengan membabi buta.

Kendati demikian,Korban berusaha membuat perlawanan,namun melihat ada sebagian ABG yang membawa Senjata Tajam berupa Sangkur,Korbanpun lari menyelamatkan diri hingga memasuki pemukiman warga Ruli Kampung Agas,Walau terjadi aksi kejar-kejaran,Korbanpun akhirnya selamat dari aksi pengeroyokan tersebut.

" Untung saja saya bisa meloloskan diri saat itu,kalau tidak, mungkin saat ini,saya sudah mati." Ucap Muhammad Sohidin merinding.

Katanya pagi itu juga , korban di dampingi orang tuanya,langsung melaporkan kejadian tersebut ke Maposek Sekupang.Bahkan untuk melengkapi pelaporannya,Pihak keluarga juga melampirkan Bukti Visum luka yang dialaminya korban,dimana surat Visum tersebut dikeluarkan oleh rumah sakit BP Batam Sekupang.

Sebelum menutup perbincangannya dengan awak media ini,Korban berharap agar para pelaku pengeroyokan tersebut dapat segera ditangkap polisi dan diberikan sangsi Hukum yang setimpal atas perbuatannya.

“ Harapan Saya,semoga Polisi, segera dapat menangkap mereka,dan memberikan menghukuman yang setimpal ,sesuai dengan apa yang telah diperbuat mereka terhadap saya.” Ucap Korban mengakhiri.(Ag)

Editor : Agus Budi T