Thursday, 4 June 2015

Warga Resah Karena Pendirian Angkringan di Row Jalan Ruko Putra Jaya Tanjung Uncang dilanjutkan

Batam,Dinamika Kepri - Saat ini (4/5), didepan pertokoan Putra Jaya Tanjung Uncang, terlihat kalau  angkringan yang masih berdiri diareal Row jalan itu,terus digesa,akibat pembangunan itu dilanjut ,warga sekitar menjadi resah.Dan kini terlihat beberapa kerangka bangunan baru sudah terpasang lagi.

Akibatnya, warga sekitar pertokoan yang ada disekitar  Putra Jaya Tanjung Uncang itu,merasa keberatan,kecewa dan resah dengan adanya pembangunan angkringan disekitar  tersebut.maka merekapun (warga=red) sepakat membuat nota kesepakatan penolakan dengan membuat surat dan sudah ditanda tangani sebanyak 21 warga ruko yang ada disana,namun  surat tersebut tidak ada terdapat tandatangan dari pihak perangkat desa seperti dari RT dan RW,melainkan hanya dari perwakilan warga saja.

Menurut Sopian yang diketahaui selaku  penanggung jawab pembangunan Angkringan tersebut kepada media ini mengatakan, akan membangun sebanyak 40 unit dan yang sudah selesai sudah sebanyak 25 unit.selain itu Ia juga menerangkan, kalau pembangunan angkringan itu tujuannya untuk melakukan penataan bagi pedangang yang sebelumnya ada disekitar itu,dengan adanya angkringan yang baru di bangun itu terangnya,telah membantu pihak yang sedang membangun pelebaran jalan di tempat itu.

"  Tujuan pembagunan angkringan ini tujuannya untuk penataan para pedagang yang sebelumnya tidak tertata,kini sudah ada sebagian pedagang sudah menempati,selain itu kita juga telah membantu pihak yang mengerjakan pelebaran jalan,da terkait adanya warga yang menolak menurut saya kalau sebelumnya telah dilakukan sosialisasi,lagian mereka baru 3 bulan disana,sedangkan pembangunan ini sudah ada sejak tahun 2014,kalau dibilang menghalangi itu tidak benar karena sebelumnya lokasi ini juga hutan." Kata dia via ponselnya.

Selain itu ,Sopian juga mengaku telah memiliki izin pengolahan lahan dari Bp Batam,terkait pernyataan Sopian yang mengatakan,bahwa sebelum pembangunan itu dilakukan perangkat setempat telah melakukannya sosialsasi kepada warga sekitar.kepada Media ini Abdul Manan selaku RW membenarkannya.

" Iya sebelumnya sudah." Terang Abdul Manan singkat dari celularnya .

Pembangunan Angkringan di Row jalan saat ini memang tengah hangat diperbincangkan terutama di kota Batam,bukan di Tangjung Uncang saja,pembangunan angkringan kios untuk lapak pedagang ini, hampir merata  dibangun di seluruh Row jalan yang ada di kota Batam.

Padahal,Row jalan tidak bisa dibangun dengan bentuk bangunan apapun, apalagi bangunan itu bersifat parmanen.walau katanya bersifat semementara namun pembangunan angkringan di Row tidak pernah di izin oleh siapapun,namun bisa terjadi.

Dwi Djoko Wiwoho  ketika masih mejabat sebagai Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Hubungan Masyarakat (Humas) di BP Batam,beberapa waktu lalu (2/4) kepada awak media ini,juga pernah mengatakan,kalau Pihak BP Batam akan segera mengambil tindakan terhadap pendirian Angkiringan di Row Jalan,menurutnya itu tidak bisa dilakukan,bahkan ia menjelaskan kalau pendirian bangunan angkringan di Row jalan hanya bersifat sementara.

 " Ya enggak bisalah." Ucapnya singkat via celular kepada awak media ini kala itu.

Senada dengan Pernyataan Humas Pemko Batam beberapa waktu lalu kepada awak media ini pada tanggal (2/4) lalu,Ardi Winata,katanya pihak pemerintah kota Batam  akan segera mengambil tindakan terhadap pendirian Angkringan di Row jalan.

Namun hingga saat ini  tindakan yang dimaksud belum juga dilakukan,bahkan pendirian angkringan di Row jalan makin marak bak cendawan di musim hujan.

Kembali ke warga Putra Jaya Tanjung Uncang,kata salah satu perwakilan warga,Ibu Linda mengatakan kalau mereka saat ini sudah resah,dan mereka akan meneruskan kekecewaan mereka ke instansi terkait hingga pembangunan angkringan yang ada di depan rukonya itu dapat segera dihentikan.Selain itu, mereka juga kecewa karena usaha mereka terancam tutup dengan adanya angkringan kios di Row jalan tersebut.


Editor : Agus Budi T