Monday, 22 June 2015

Warga Batam mulai keluhkan pelayanan oknum petugas BPJS yang mulai bersikap kasar

Batam,Dinamika Kepri- Sepertinya Warga Batam  mulai merasa tidak puas lagi dengan kinerja para oknum pegawai BPJS Batam,

Pasalnya warga yang ingin mengurus Kartu BPJS nya  ke  Kantor Cabang, Kantor Layanan Operasional Kara Junction Blok A 15 Simpang Kara Batam Center itu,seperti tertekan akibat ulah sikap bicara oknum para pegawainya yang dinilai  terlalu kasar dan tidak bersahabat kepada warga yang ingin mengurus kartu BPJS.

Terkesan jika para oknum pegawai BPJS tersebut, tidak suka jika ada warga yang ingin mendapatkan Kartu BPJS nya.

Melihat itu,salah satu warga dari Tanjung Uncang Batam,ibu Mutiara sangat miris dan menyesalkan ketika menyaksikan perlakuan oknum pegawai itu terhadap seorang ibu  yang sedang hamil,katanya,oknum pegawai itu bicaranya tidak beritika.

" Kenapa ya..pelayanan pegawai BPJS ini kasar-kasar,sama ibu hamil ngomongnya seperti itu." Kata Ibu Mutiara warga Putra Jaya Indomas Tanjung Uncang itu sedih kepada wartawan ini (22/6).

Ketika awak media ini menanyakan bentuk dari kesasaran yang dimaksud tersebut,Ibu Mutiara mengatakan,bicara pegawainya itu loh,enggak bersahabat seperti membentak.

" Bicaranya pegawai (CS) custumer servisnya enggak bersahabat,seperti membentak,sama ibu hamil aja seperti itu!,Katanya lagi

Selain itu,Ibu Mutiara ini juga menjelaskan identitas dari ciri-ciri pelaku oknum pegawai yang bicara kasar tersebut,ucapnya,pegawai yang dimaksud ciri -cirinya seorang pria, berkulit putih memakai baju PNS dan memilki tahi lalat di dagu.

Terkait laporan warga yang mengeluhkan pelayanan BPJS yang kurang bersahabat itu,awak media ini mencoba menghubungi Kepala Kantor Cabang Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kota Batam, Fahrur Rozi, untuk menayakan bagaimana standart oprasional prosedur (SOP) bagi pegawai BPJS di kantor tersebut .Namun menurut stafnya,Fahrur Rozi sedang tidak  di tempat .

Tetapi  salah satu dari staf  kantor BPJS itu,Ibu Ucen kepada awak media ini mengatatakan, tidak ada pegawai BPJS yang melakukan tindakan seperti itu.


Editor : Agus Budi T