Saturday, 20 June 2015

Udin P Sihaloho.SH : " Yang pasti, bola sudah ditangan Walikota."

Batam,Dinamika Kepri - Terkait masalah undangan yang belum dikirimkan Walikota Batam keperintah Jerman. Udin P Sihaloho.SH dari komisi IV Dprd kota Batam mengatakan,kita lihat saja dan pantau hasilnya.

" Yang pasti, bola sudah ditangan Walikota,kita lihat saja dan pantau  hasilnya." Balas Udin yang dikenal sangat kritis itu menanggapi melalui pesan singkat celularnya kepada awak media ini (20/6).

Sebelumnya, dalam intrupsinya usai sidang Paripurna ke II pada tanggal 17/6/2015 lalu,H.Fauzan juga telah mempertanyakan perihal tentang surat undangan ke pemerintah Jerman itu kepada Walikota Batam,namun walikota tidak menjawab apa-apa saat itu.

Sejak itu,sudah 3 hari berlalu sampai saat ini (20/6) belum ada kabar, apakah surat yang undangan yang dimaksud dari anggota Dprd Batam dari komisi IV itu,sudah dikirim atau belum.

Terkait hal itu,awak media ini,juga telah mencoba mengcorfimasi humas Pemko Batam pada (19/6) kemarin,tetapi hingga saat ini,Ardiwinata selaku humas pemko Batam,belum memberikan jawabannya.

Kepada wartawan ini, H.Fauzan mengatakan bahwa kedatangan pemerintah Jerman ke Batam adalah moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh komisi IV Dprd kota Batam,selain akan membuat persetujuan atau agreedmen pertukaran pelajar dan guru ke Jerman atau dengan sebaliknya,anggota Dprd ini juga  ingin menunjukkan kepada masyarakat Batam,bahwa kunjungan kerja (Kunker) mereka ke Jerman itu bukan untuk berfoya-foya atau menghambur-menghamburkan uang rakyat seperti yang telah ditudingkan.

Menurut H.Fauzan,bahwa kepergian mereka Kunker ke Jerman Dan Swiss pada tanggal 20/4/2015 lalu itu,adalah restu dari Menteri sekretaris Negara .selain itu,Ia juga menjelaskan,hanya ada 3 daerah yang mempunyai izin kunker ke Jerman,yaitu Aceh,Papua dan Batam.

Ungkap H.Fauzan lagi," Ini gaungnya nasional dan harus direspon oleh pemerintah daerah,kita juga tidak akan berangkat ke Jerman, jika sebelumnya tidak ada izin dari Menteri sekretaris Negara,beda seperti dulu tidak harus,sekarang pemerintahaan Jokowi semua harus ada izin dari pusat,makanya saya mengharapkan, hendaknya agar walikota Batam dapat segera mengundang pemerintah Jerman datang ke Batam tentunya sebagai bukti kalau komisi IV tidak main-main dalam  meningkatkan mutu pendidikan yang berbasis inovasi di Batam." Tutupnya.



Editor : Agus Budi T