Monday, 15 June 2015

Penjual kue keliling ditemukan tewas dan membusuk di Kamar kostnya

Batam,Dinamika Kepri - Warga rusun kampung Utama Pelita,Batam,tiba-tiba digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di kamar kosnya dalam kondisi sudah membusuk pada minggu malam 14 juni 2015.

Mayat tersebut diketahui bernama ,Teng Hok, yaitu seorang penjual kue keliling di areal perkotaan Nagoya Batam,tewasnya pria tersebut,diduga korban pembunuhan dan perampokan .

Akibatnya,Warga rumah susun kampung Utama,Pelita Batam,tiba-tiba mendadak ramai berbondong-bondong untuk melihat adanya penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di lantai 4 itu.Mayat tersebut diketahui pertama kali oleh tetangaganya setelah mencium bau tidak sedap berasal  dari dalam kamar korban.


Maka adanya bau busuk  tersebut,para tetangga yang penasaran dan mencoba melihat dari jendela, kamar yang diketahui ditempati oleh ,Teng Hok,seorang penjual kue keliling yang sudah tewas dan membusuk dengan posisi telentang dan seluruh barang-barang korban tampak berantakan.

Polisi yang melakukan olah TKP,banyak menemukan kejanggalan dalam kematian lelaki ini,lilitan kabel di dapati di leher korban ,kemudian bercak darah juga ditemukan di ruang tamu kamar korban,sementara seluruh isi barang-baran kamar korban terdapat berantakan.

Tetangga korban mengatakan ,lelaki parubaya  asal Tanjung Pinang ini,sudah seminggu tidak pernah keluar rumah,namun lelaki ini biasanya di pagi hari selalu keluar dari kosnya untuk membeli sarapan,namun dalam dua minggu ini korban jarang terlihat di areal rusun.
 
"Sudah seminggu tidak pernah keluar rumah,biasanya di pagi Ia hari selalu keluar dari kosnya untuk membeli sarapan,namun dalam dua minggu ini korban sudah jarang terlihat di areal rusun." Ucap AY salah satu tetangga korban.

Untuk memastikan penyebab kematian korban,polisi langsung mendatangkan dokter porensik dari Polda Kepri ke tempat kejadian perkara ( TKP) untuk melakukan olah TKP awal.

Setelah polisi melakukan olah TKP awal,jasad korban sementara di bawa ke rumah sakit Otorita Batam ,untuk dilakukan Otofsi guna penyelidikan lebih lanjut.(LN)

Editor : Agus Budi T