Thursday, 25 June 2015

Polisi berhasil ungkap sindikat internasional penipuan online di Batam

Batam,Dinamika Kepri - Sebanyak 53 Warga Negara (WN) Cina dan Taiwan diamankan polisi dalam penggerebekan di Kota Batam, Kepulauan Riau. Mereka diduga bagian dari jaringan internasioanal penipuan online.

Penggerebekan itu dilakukan Polda Kepulauan Riau, Polresta Barelang, dan Satuan Brimob daerah Kepulauan Riau pada Kamis (25/6/2015) sore. Ikut juga dalam operasi ini petugas Kantor Imigrasi Batam.

Penggerebekan pertama berlangsung di Perumahan Palm Spring, Blok F. Kemudian petugas bergerak menggerebek rumah lainnya di Perumahan Crown Hill. Kedua rumah mewah itu berada di Kecamatan Batam Kota.

Kepala Satuan Brimob Kepulauan Riau, Kombes Pol Torry Kristianto menyatakan, penggerebekan itu dilakukan setelah mendapat laporan warga. Disebutkan, tempat tersebut kerap ramai dikunjungi para warga negara asing.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan pengembangan di dua lokasi. Setelah diperoleh kepastian mereka bagian dari jaringan penipuan, kemudian dilakukan penggerebekan.

Di kedua rumah itu, petugas menemukan 53 orang warga asing. Selain itu diamankan juga sejumlah komputer, laptop, handphone serta puluhan mesin printer.

"WNA sebanyak lima puluh tiga orang, berasal dari negara Taiwan dan Cina," kata Torry Kristianto.

Para pelaku ini datang diketahui masuk ke Batam melalui Jakarta. Di Batam, mereka melakukan penipuan produk lewat jaringan online. Para korban umumnya warga negara Cina dan Taiwan yang ada di negaranya. Saat ini masih diselidiki apakah ada warga Indonesia yang menjadi korban jaringan ini.( LN)

Editor : Agus Budi T