Tuesday, 16 June 2015

Pengaspalan jalan Raya di Batam kerap dikerjakan malam hari

Tampak pengaspalan Jalan Raya umum di Depan Perumahan Maya Villa Sekupang sedang dilakukan,Senin malam 15/6/2015,pada pukul 21: 15 Wib.


Batam,Dinamika Kepri - Mungkin banyak orang akan bertanya dalam benak hati masing-masing ketika melihat ada proyek pengaspalan jalan raya di Batam dilakukan malam hari.dan memang tidak jarang,aktivitas pengaspalan jalan raya tersebut cendrung dilakukan di malam hari.

Tujuannya tidak tahu pasti,namun pengaspalan jalan raya di malam hari saat ini ,Tengah gunjingan dan penilaian yang pro kontra dikalangan masyarakat yang melihatnya.Katanya,selain suasana sudah gelap,tentunya orang yang melintas juga sudah jarang, selain suasana gelap jauh dari pengamatan masyarakat,tentunya juga telah membuka peluang kontraktor yang mengerjakan untuk bermain curang dengan mengurangi ketebalan aspal dari ketentuan yang dianjurkan.

Benar tidaknya  tentang gunjingan dan penilaian  pro kontra dikalangan masyarakat tentang hal yang dimaksud ,Senin malam 15/6/2015,seorang penanggung jawab kerja pengaspalan di jalan raya Batu Aji-Sekupang ,yaitu tepatnya diruas jalan baru Depan Perumahan Maya Villa Sekupang, kepada wartawan ini Ia mengatakan,itu tidak benar.

" Itu tidak Benar,kami melakukan pengaspalan ini sudah sejak tadi pagi,kalaupun ada yang melakukan pengapalan di malam hari yang katanya untuk mengurangi ketabalan Aspal,saya rasa itu tidak benar,kenapa pengasapalan sering dilakukan di malam hari,tentunya untuk mengurangi kemacetan,dan itu sering dilakukan jika pengaspalannya dilakukan ditengah perkotaan, seandainya ada kontraktor yang melakukan dengan mengurangi ketebalan aspal ,itu sama saja dengan mencuri,bahkan jika itu terbukti, semua hasil pekerjaannya tentunya tidak akan dibayarkan,bahkan sebelum dibayar  terlebih dahulu jalan yang dikerjakan itu akan diperiksa oleh badan pemeriksa keuangan(BPK), dan jika tidak sesuai speknya,sudah tentu akan jadi masalah." Kata yang tidak menyebut namanya itu.

Pantauan media ini dari tahun ke tahun,dimana sejak adanya jalan dua ruas dari depan Tiban Koperasi hingga ke lampu merah Sei  Harapan itu di buat,terhitung sampai saat ini sudah 3 kali diaspal,tidak tahu apa tujuannya,namun yang pasti jalan raya sepanjang kurang lebih 1 kilo meter itu diduga telah menelan biaya  miliaran rupiah.

Editor : Agus Budi T