Sunday, 7 June 2015

Mundo Deportivo : '' Ini akan jadi pertandingan terbesar dalam hidup saya''

Dinamika Kepri - Striker Barcelona, Neymar, menegaskan partai final Liga Champions lawan Juventus di Olympiastadion pada 7 Juni jadi laga terbesar dalam karirnya.

"Ini akan jadi pertandingan terbesar dalam hidup saya, tidak diragukan lagi," ujar Neymar ke Mundo Deportivo.

"Final ini akan jadi impian semua pemain dan saya akan bermain untuk Barcelona. Kami akan berikan permainan yang terbaik untuk menang."

"Saya memimpikan (final) ini sejak kecil dan sekarang saya menjalaninya. Ini seperti final Piala Dunia untuk klub dan semua pemain sudah siap untuk menjalaninya tanpa kecuali. Saya harap bisa memenangkan trofi itu."

Neymar juga mengomentari trio mautnya bersama Lionel Messi dan Luis Suarez yang berasal dari tiga negara di Amerika Selatan yang notabene punya sejarah panjang dalam urusan rivalitas.

"Sangat sulit untuk dibayangkan bagaimana tiga pemain dari negara yang bersaing di Amerika Selatan bisa bermain bersama. Kami memiliki serangan yang luar biasa. Cara kita bermain dengan penuh kesenangan menambah kekuatan."

Sementara itu, demi meraih treble winner, pemain bertahan Barcelona, Gerrard Pique, akan mengawal ketat striker Juventus, Carlos Tevez, di partai final Liga Champions yang akan digelar di stadion Olympia, Minggu (7/6/2015) dinihari.

Meski difavoritkan jadi pemenang, mantan pemain Manchester United ini tak ingin jumawa. Bek timnas Spanyol itu tak ingin kepercayaan diri yang berlebih menjadi bumerang bagi timnya.

"Kami yakin bisa meraih treble, tapi kami harus tetap menjejakkan kaki di tanah," tegas Pique ke Mundo Deportivo.

"Kami tahu Juventus adalah lawan yang sulit untuk dikalahkan, semua orang memfavoritkan kami jadi juara tapi semua akan jadi susah saat kami berada di lapangan."

"Bianconeri punya pemain yang bagus. Dan ada momen-momen yang tidak bisa kami kontrol dan prediksi, kami harus selalu tetap fokus."

"Juve akan mengandalkan pemain-pemain yang cepat seperti Tevez dan Alvaro Morata, kami sudah tahu mereka dan saat lawan Real Madrid mereka menunjukkan kekompakannya."

"Mereka punya kualitas yang bisa menunjang kuantitas (gol), mereka sangat kuat."

Saat ditanya mengenai siapakah yang paling berbahaya antara Tevez atau Morata, Pique, menegaskan sudah mengetahui kualitas dua pemain tersebut karena pernah menghadapinya di masa lalu.

"Saya tidak peduli dengan asal Morata yang pernah jadi pemain Real Madrid dan jadi pendukung Madrid, tapi hal tersebut bisa jadi motivasi bagi dirinya. Keinginan untuk memenangkan Liga Champions cukup untuk dirimu memberikan semuanya."

"Untuk Tevez, saya sangat mengenalnya saat di Manchester United, karena bahasa Inggris kami tidak terlalu bagus sama dengan Patrice Evra."

"Carlitos (julukan Tevez) punya bakat yang besar, karakter dan seorang juara, dia akan susah untuk dihentikan." (int)