Tuesday, 16 June 2015

Kapal kayu pengangkut besi tenggelam di perairan nipah Kepri

Batam,Dinamika Kepri - Sebuah kapal kayu pembawa material jenis besi tenggelam di perairan dekat Pulau Gundul, Teluk Nipah, Telaga Punggur, Kota Batam Senin siang diduga akibat cuaca buruk dan kelebihan muatan.

"Dugaan sementara pompong tersebut (kapal katu) kelebihan muatan, sehingga tenggelam dalam perjalanan," kata Kapolsek Nongsa Kota Batam, Kompol Arthur Sitindaon di Batam, Senin malam.

Selain bermuatan besi, terdapat delapan orang termasuk nakhoda di atas kapal tersebut dan semuanya berhasil diselamatkan oleh petugas yang mengetahui informasi tersebut sesaat setelah kejadian.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Semua penumpangnya sudah berhasil diselamatkan sesaat setelah kapal tenggelam," kata dia.

Kapal pompong tersebut rencana berlayar dari Punggur menuju Pulau Ngenang membawa bahan material jenis besi untuk puskesmas, namun saat berlayar tepat di depan Pulau Gundul pompong tersebut tenggelam.

Saat kejadian cuaca di Pulau Batam dan perairan kawasan sekitanya tengah mendung dan baru saja diguyur hujan lebat disertai anggin cukup kencang.

"Hingga saat ini pompong dan muatannya belum bisa dievakuasi dari lokasi. Namun semua anak buah kapal sudah diselamatkan oleh petugas," kata Arthur.

Arthur mengatakan, masih akan terus menyelidiki tenggelamnya kapal tersebut untuk mengetahui secara pasti penyebabnya.

Di Batam, kapal-kapal kayu dari yang berukuran relatif kecil sampai besar menjadi salah satu sarana transportasi termasuk mengangkut barang-barang material bangunan yang akan dibawa ke pulau-pulau sekitarnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Hang Nadim Batam melalui laman resminya memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Operator transportasi khususnya laut diimbau agar waspada dan hati-hati menginggat hujan yang turun bisa menimbulkan jarak pandang terbatas.(LN)

Editor : Agus Budi T