Sunday, 21 June 2015

Batam dapat apresiasi,Presiden Joko Widodo, kagum lihat perkembangan industri galangan kapal di Batam

Batam,Dinamika Kepri - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat tidak percaya  jika Indonesia saat ini,sudah miliki ratusan industri galangan kapal atau pabrik pembuat kapal laut,jika dihitung   dari jumlah keseluruhannya,tentunya telah mencapai hampir 250 galangan kapal, termasuk di Batam sendiri,kini sudah ada 104 galangan.

Setelah mengetahui ini, Jokowi katanya akan mengumpulkan dan memerintahkan kementerian/lembaga termasuk BUMN yang biasa membutuhkan kapal,agar lebih mengutamakan produk kapal buatan dalam negeri.


Selama ini,beberapa kementerian seperti pertahanan dan perhubungan rutin membutuhkan kapal setiap tahun.

"Saya akan kumpulkan dulu,dan saya akan sampaikan,tidak boleh lagi pesan ke luar,Ngapain wong kita di sini bisa, apa gitu loh, neraca perdangan kita semakin jebol kalau kita terus terusan kayak gitu (impor kapal)," kata Jokowi saat meninjau galangan kapal PT Anggrek Hitam di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (21/6/2015)

Tampak Jokowi didampingi oleh Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, Wagub Kepulauan Riau HM Soerya Respationo, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Ia mengakui komponen lokal industri galangan kapal di dalam negeri masih 40%-50%. Namun menurutnya hal ini bukan masalah, karena setiap tahun harus ditingkatkan kandungan lokalnya hingga tinggi.

"Saya yakin kalau semua pesanan itu diberikan pada industri galangan kapal dalam negeri, saya nggak tahu mampu atau tidak tapi akan kita berikan semuanya, udah," katanya.

Jokowi mengakui sempat kagum saat berkunjung ke beberapa galangan kapal di Korea Selatan beberapa waktu lalu. Namun setelah melihat galangan kapal di Batam khususnya PT Anggrek Hitam, Jokowi lebih kagum. Apalagi galangan kapal ini mampu memproduksi kapal dengan bobot yang luar biasa dan canggih .(LN)


Editor :Agus Budi T