Saturday, 23 May 2015

Presiden Jokowi Telah Resmikan Bangunan “Menara Kembar ” Tertinggi di Indonesia

  ilustrasi menara kembar,ini adalah contoh Gedung Menara kembar Petronas Malaysia.


Jakarta,Dinamika Kepri - Gedung tertinggi di Indonesia dengan “Menara Kembar” bernama “Gedung Indonesia-1″ peletakan batu pertamanya di Jalan MH Thamrin, Jakarta, diresmikan Presiden Joko Widodo, Sabtu (23/5/2015). Direncanakan pembangunannya selesai total tahun 2019.

Gedung ini akan menjadi ikon Ibu Kota Indonesia. Pembangunan gedung ini dengan kontruksi bangunan menara kembar. Masing-masing memiliki 59 dan 55 lantai. Bangunan setinggi 303 meter ini menelan investasi Rp8 triliun.

Presiden Jokowi saat meresmikan peletakan batu pertama didampingi Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem, yang juga CEO Media Group, merupakan perusahaan pemilik gedung ini yang bermitra dengan perusahaan China Sonangol Lan, dan menggunakan
nama PT China Sonangol Media Investment (CSMI).

Presiden Jokowi mengatakan, investasi akan jalan dan mengalir terus. Yang meragukan investasi tidak tumbuh itu salah besar. “Memang, negara kita tidak hanya tergantung pada APBN untuk menumbuhkan ekonomi. Namun, tergantung investasi. Karena semua pembangunan tidak mungkin mengandalkan APBN,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan.

Gedung ini akan memiliki sertifikat Greenmark Platinum Grade A untuk kelas bangunan komersial berskala internasional.

Dua tower kembar terdiri tower bagian selatan yang merupakan bangunan perkantoran dengan luas 1.685-1.830 meter persegi,mulai lantai 4 hingga 46.

Tower bagian Selatan ini dilengkapi restoran dari lantai 49 hingga lantai 55 dengan pemandangan “low angle” seluruh Kota Jakarta. Lantai 1-4 untuk area service restaurant. Fasilitas tujuh lantai parkir ada di basement.

Bangunan tower sebelah utara seluas 1.685-1.830 meter persegi, merupakan pusat perkantoran dari lantai 4 sampai 44. Dan, bangunan apartemen dari lantai 47 hingga 57. Fasilitas apartemen gedung ini terdapat 161 unit. Apartemen ini dikonsep dengan pelayanan yang prima.

Apartemen tersebut terdiri tipe studio dengan luas 29,6 meter persegi sebanyak 36 unit, tipe satu kamar tidur dengan luas 55,2 meter persegi ada 63 unit, tipe satu kamar dengan luas 76 meter persegi ada 24 unit, tipe dua kamar tidur dengan luas 99,5 meter persegi sebanyak 36 unit, dan tipe dua kamar tidur dengan luas 122 meter persegi sebanyak dua unit.

Gedung menara kembar ini didesain multifungsi dan memiliki retail shop yang merupakan retail merek-merek kelas atas, restoran-restoran populer, dan aneka layanan bermutu lainnya bagi konsumen dengan pelayanan unggulan.

Gedung kembar teringgi di Indonesia ini memang masih kalah tinggi dengan Menara kembar Petronas Malaysia yang tingginya mencapai 452 meter dan dibangun sejak 1998 hingga selesai 2004. Via : ( lensaindonesia.com )


Editor : Agus Budi T.