Wednesday, 6 May 2015

Inilah Potret Proyek Gagal Rumah Murah Kemenpera Tahun 2006 Sei Pelenggut, Sagulung Batam

Batam,Dinamika Kepri - Beginilah kondisi rumah subsidi program dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tahun 2006 di Sei Pelenggut, Sagulung Batam.dimana terlihat satu blok  pembangunannya tidak rampung.

Kini bangunan tampak seperti rumah hantu, tidak terurus rumput ilalang meninggi karena tidak ada yang menempati.kata warga setempat menilai,kalau proyek gagasan Kemenpera itu,gagal prodak.

Pada tahun 2006 lalu,Kemepera berencana akan membangun sebanyak  3000 unit rumah murah untuk yang warga tak mampu,namun yang terbangun saat ini,terlihat hanya sebanyak 85 unit,itupun yang sudah dihuni warga hanya 75 unit,sedangkan 10 unit lagi tampak rusak parah seperti gambar dibawah ini.



Rustam dari PT Mitra Arta Sejati yang sebelumnya mengajukan diri sebagai fasilisator atau pihak ketiga dari pembangunan proyek kemenpera itu,diketahui belakangan ini mengalami permasalahan karena program itu terbengkalai.namun  belum diketahui apa yang menjadi penyebab terbengkalainya proyek gagasan kemenpera tersebut.

Sebagaimana berita yang telah dimuat oleh media online Batam pada  Senin, 23/9/2013 yang lalu.menuliskan kalau BP Batam mengaku kecolongan,dan mengatakan akan melakukan penelusuran ,dimana pernyataan itu disampaikan oleh Ilham kepada awak media itu.(Klik untuk melihat beritanya).

Sudah 2 tahun penyantaan itu diucapkan,Namun sampai saat ini ucapan Ilham tersebut tidak terbukti katanya akan ditelusuri,terkesan dibiarkan seperti ada yang ditutup-tutupi.

Namanya memang rumah murah(tipe 21),namun harganya di Badrol hingga Rp 48 juta per unitnya,Namun menurut Tato Wahyu,pejabat BP Batam,kalau harga itu adalah harga yang tepat bagi orang yang tidak mampu.

" Harga Rp 48 juta itu,menurut saya sudah harga yang tepatlah,harga segitu mana adalagi harga rumah saat ini,bisa ditanyalah." Ucap Tato Wahyu,Selasa (5/5/2015) kepada wartawan ini.


Editor : Agus Budi T



loading...