Friday, 29 May 2015

Dengar Dokter Tolak Pasien, Jurado Siburian Kesal Langsung Datangi RSUD Embung Fatimah

Tampak Jurado Siburian dan keluarga Pasien di ruang Emergency Rsud Embung Fatimah,Batu Aji Batam.
Batam, Dinamika Kepri - Wah..sepertinya informasi-informasi yang tidak sedap itu, begitu cepat beredar, dimana sore tadi, Jumat (29/5/2015) Jurado Siburian yaitu anggota Dprd Batam dari komisi III, terlihat merasa kesal setelah mendengar kabar kalau Dokter yang bertugas di Intilasi gawat darurat (Emergency) Rsud Embung Fatimah itu telah menolak pasien.

Tak pelak,Jurado pun langsung menyambangi Rsud tersebut,dan mempertanyakan kepada para dokter disana kenapa pasien bisa ditolak.

Sesampai dilokasi, Jurado pun terkejut melihat pasien yang menunggu itu sudah pucat pasi karena tidak ada perhatian dari dokter disana, anggota Dprd ini lansung meninjau kamar-kamar pasien dan memastikan dan mengecek kebenaran informasi yang megatakan tempat sudah penuh. Namun alhasil semua tempat tidur memang sudah penuh pasien. namun ia menyesalkan kalau sebagian  ruangan emergency itu,ada ruangan yang masih kosong melompong.

Selain itu, kedatangan Jurado dan beberapa wartawan ke ruang emergency itu  juga di tanggapi cuek dari para dokter disana. Bahkan seorang bidan yang ditemuinya, terkesan banyak berkilah dan mengatakan tidak tahu menahu dengan hal itu. Bidan itu juga mengatakan kalau tempat untuk merawat pasien telah penuh.

"Bukan kami yang menolak pak,cuma tempat sudah penuh semua,dan kalau masalah lain, tanya saja dokternya." Ucap bidan itu kepada Jurado.

Namun setelalah hampir setengah jam berlalu,akhirnya seorang dokter yang mungkin masih memililki rasa prikemanusian tiba-tiba mempersilakan pasien yang ditolak tadi untuk dirawat,mendengar itu, pihak keluargapun terlihat lega.

Setelah pasien mendapat perawatan,Jurado pun beranjak pergi meninggalkan Rumah sakit tersebut. Ketika para media menyakan hal penolakan itu, Ia mengatakan tidak harus semestinya.

" Yang namanya Emergency berarti statusnya darurat,kalau sudah darurat mestinya dilakukan penanganan, kalau masalah alasan tempat sudah penuh seperti kata mereka,nanti saja urusannya, adakan dahulu perawatan awalnya, lihat dong kondisi pasiennya,masa orang sakit berstatus darurat disuruh nunggu, yang benar saja !." Ucap dia.

Sebelum beranjak pergi, Jurado Siburian berharapan katanya agar kedepan para medis-medis yang ada disini (Rsud Embung Fatimah=red) maupun dimana tempatnya, tentunya  lebih dapat mengedepan rasa kemanusian dan lebih meningkatkan rasa sosialnya.

"Kalau melihat seperti ini harapan saya, semoga kedepannya para medis-medis yang ada disini maupun dimana tempatnya bertugas, harapku  dapat lebih mengedepan rasa kemanusian dan lebih meningkatkan rasa sosialnya." Ucapnya lagi.

Editor : Agus Budi T