Wednesday, 13 May 2015

Akibat Buat Status Nyeleneh di Facebook,Nuryanto Akhirnya di Demo Warga Tempatan

Batam,Dinamika Kepri - Sepertinya saat ini para pengguna  jejaring sosial Facebok harus lebih extra berhati-hati dalam menuangkan atau mengungkapkan isi hati di dalam tulisan statusnya di dalam Acount Facebook. sebab bila ada yang salah dalam menuliskan status,akibatnya bisa berabe.

Bagaimanapun ungkapan status di facebook yang dianggap nyeleneh dapat mengundang kontraversi apalagi pemilik Acount itu adalah orang yang terkenal,sudah barang tentu akan  menjadi perhatian Khalayak ramai,dan akan menimbulkan riak yang akan merambat kemana-kemana.

Terkait gara-gara statu Facebook yang kurang berkenan ,Nuryanto selaku ketua DPRD Kota Batam akhir  pagi tadi Rabu (13/5) di datangi oleh sejumlah masyarakat yang mengatas namakan masyarakat tempatan di Batam.

Mereka datang  menyambangi kantor DPRD Kota Batam ,mereka melakukan demo dalam hal terkait  status akun facebooknya "Cah Kudus", yang diduga dianggap telah mengusik kenyamanan mereka.

Dimana dalam status akun facebooknya "Cah Kudus", sebelumnya atau yang dikenal Nuryanto itu pernah menuliskan  kata-kata yang menyinggung warga tempatan..

Dalam stuatus Facebooknya Nuryanto menuliskan kata-kata "bangga jadi tuan rumah asyik duduk dan menggonggongi orang".

Namun sore tadi (13/5)semua permasalahan tersebut telah selesai,Nuryanto  juga telah menyampaikan permintaan maafnya di hadapan yang terdiri dari 20  lebih kumpulan dari unsur masyarakat tempatan di gedung Lembaga Adat Melayu(LAM) Batam Center.

Kata Macmur Ismail selaku dari Dewan LAM mengatakan semua telah selesai dan tidak ada permasalahan lagi.

" Permaslahan sudah selesai,tidak ada permasahan lagi,yang bersangkutan juga sudah meminta maaf." Ucap Macmur kepada para wartawan.

Ditempat terpisah Nuryanto dalam jumpa PERS nya  juga mengatakan tidak ada masalah lagi.

"Tidak ada masalah lagi,lagian saya inikan bapaknya masyarakat Batam,ya gak mungkinlah saya ini menyakiti perasaan masyarakat." Tegasnya.


Editor : Agus Budi