Tuesday, 17 March 2015

Akan ada yang menggantikan aku disisimu.Good Bye sayangku

Dinamika Kepri - Surat pembaca, Wanita malam  yang kamu sukai tak akan pernah mencintaimu  sampai kapanpun. 

Walaupun kamu menyatakan perasaanmu secara langsung padanya ataupun memohon padanya untuk mencintaimu, dia tidak akan mengerti akan hal itu, malah rasa cintamu itu akan menjadi senjata ampuhnya untuk memperdayaimu. Karena bagaimanapun dia tahu kalau kamu akan menuruti semua permintaannya.

Inilah kisahnya. Aku masih ingat betul bagaimana pesan itu masuk ke ponselku saat aku dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempat kerja. Aku tercengang akan tulisan yang tertera di layar ponselku itu. Dia mengeluh setelah lama tidak bertemu,aku prihatin dengan keadaanya setelah membaca isi pesannya,mungkin karena terlalu aku mencintainya hingga aku menurut saja apa saja yang ia meminta.

Dua bulan kami tidak bertemu memang rinduku sudah cukup berat kurasakan, walau kutahu dia telah selingkuh dengan yang lain,aku tetap saja mau menemuinya, mungkin aku dah gila karena terlalu mencintainya, walau sebenarnya itu tidak mungkin akan terjadi.

Aku tidak tahu apakah mungkin akulah pria terbodoh yang pernah Ia kenal,hampir setahun terakhir ini kami telah saling mengenal, banyak hal yang sudah kami lalui bersama, namun tidak pernah kurasakan sebutir debupun raka cinta darinya. Semua itu hanya kebohongan yang terencana.

Ketika ia bersamaku semua  itu karena Uang belaka," Ada uang abang sayang, tidak ada uang jawabnya, abang bo lui ya..Ya udalah.." katanya, tetapi aku selalu memakluminya karena posisi dirinya selalu di posisi bekerja dan itu alasan yang masuk akal, ya alasan untum menghancurkan.

Tidak ada pengorbanan atau rasa cinta yang Ia berikan padaku selama bersamanya, semua kebohongan  yang direka-reka hingga terlihat seperti tampak sebenarnya, manis dan cukup menjajikan,cukup lama aku merasakan kebohongan itu, namun karena ada yang selalu memaka dihati,aku tetap berusaha memberi perhatianku kepadanya. Pikirku mungkin dia hilap. Namun tidak, aku salah memahaminya, Ia makin mengabaikan aku, bahkan demi selingkuhannya, dia membohongiku. Sungguh terlalu, menurutku dia adalah wanita yang tidak memiliki perasaan hati nurani sama sekali.

Kulihat dia seperti tidak merasa berdosa,seandainya dia tidak pernah ada rasa pada diriku setidaknya dia boleh katakan yang sejujurnya.hanya itu yang aku pinta darinya,namun Ia tak pernah mengatakannya,ketika sekali kutanyakan hal itu,jawabnya selalu "Hanya Tuhanlah yang tahu." jawabannya yang selalu membuat aku berpikir panjang.

Ia terus mengumbar pesona ketika aku bersamanya,kata-katanya sungguh manis dan menyakinkan hatiku, pelukkannya, ciuman, dekapannya, sungguh menyenangkan hatiku, walau sebenarnya aku tahu semua itu hanya kepalsuan belaka.

Kini aku menyadari,ternyata sebagian wanita malam itu tidak  dapat dipercaya,percuma.. kita lelaki yang begitu mencintainya, dianggapnya hanya lelucon untuk mendapatkan dirinya, dia akan mengganggap kita hanya sebagai lelaki pecundang yang haus sesuatu. Itu memang realita namun setidaknya wanita tersebut dapat merasakan keseriusan seseorang yang sudah lama saat bersamanya.

Namun walau begitu,aku tidak pernah menyesal telah mengenal dirinya, sebab melalui dirinya aku telah banyak mengarungi, mendalami dan mengetahui kejamnya kehidupan dunia  malam, sebagai seorang petualang cinta, kini aku menganggap dirinya hanya sebagai inspirasi di dalam hidupku.

Malam ini, aku telah memutuskan hubunganku dengannya untuk selamanya. Aku tak mampu lagi untuk membinanya kearah yang lebih untuk merubah kehidupannya.

Sebenarnya aku tidak pernah merasakan apa-apa terhadapnya, namun ada sesuatu yang selalu memaksa aku harus terus untuk memperhatikannya, menyayanginya. memang sangat tidak masuk akal, bagaimana mungkin hati seorang pria bisa bertahan mencintai wanita yang telah menghiantinya. Tetapi itulah jiwa yang merasuk itu, aku tidak pernah mau untuk menerimanya, namun selalu memaksa harus melakukannya. Mungkin karena aku mampu hingga dia memilihku.

Tidak jarang, setiap wakti wanita itu selalu mengharapkan sesuatu dariku, walau demikian selalu ada jalannya, bahkan tidak masuk logikaku. Rezekinya selalu datang melalui aku tampa memandang waktu. Namun dia menghiatinya.

"Maafkanlah aku ya Tuhan, Utuslah lelaki  lain yang mampu menaklukan hatinya, untuk mencintainya dan menyayaginya, aku tak mampu seperti yang kamu inginkan,aku tak berguna, ampunilah dosa-dosaku ketika aku bersamanya.bukan aku yang mengabaikannya, tetapi dialah yang mengabaikan aku. Cabutlah jiwa yang Tuhan titipkan ditubuhku selama ini. sayangi aku Tuhan, aku juga harus menjaga mahligai rumah tanggaku Ya Tuhan, Amin."

"Terima kasih sayang atas semua waktu yang telah kamu berikan padaku ..aku akan pergi jauh dari kehidupanmu, kamu juga tak akan pernah  melihatku lagi,rasa itu telah pergi kehati pria yang lain, suatu saat kamu akan menemukan pria itu,ada 3 kata kunci yang akan dikatakan pria itu ketika dia bersamamu, tentunya kamu masih ingat kata-kata itu, karena setiap aku bersamamu, aku selalu mengatakannya kata-kata itu agar kamu tidak melupakannya, aku tahu karena suatu saat aku juga akan pergi dari sisimu."

"Akan  ada pria yang mengatakan 3 kata kunci itu, ketika itu di bisikan ketelingamu dengan lembut, itulah pria yang sebenarnya yang akan mencintaimu dengan tulus dimana seperti aku dahulu telah pernah mencintaimu."

"Namun berulang kali aku katakan,kamu harus menunggunya selama 1000 tahun lagi,tetapi Tuhan yang maha kuasa tidak akan pernah membiarkan umatnya selalu di dalam kesusahan dan kebimbangan."

Terkait tiga Kata kunci dimaksud itu, tidak ada yang mengetahuinya, kecuali kamu dan jiwa  yang pernah menyanyagimu itu, memang ini tidak masuk akal dan logika, tetapi itulah realitanya. Kalau bukan jiwa itu merasuki tubuhku, tidak mungkin aku melakukan semua itu padamu. Aku bukan orang baik, aku dingin, bahkan aku tak mengerti akan semua itu.


Good Bye..Jaga dirimu sampai jiwa malaikat itu datang lagi kepadamu.(*)

Editor : Agus Budi T