Monday, 5 January 2015

Pengakuan Wanita Malam Yang Ogah Layani Tamu Diatas Ranjang

 " Cintanya bagaikan buah simalakama"

Batam,Dinamika Kepri - Benar atau tidaknya atas penyataan narasumber kepada awak media ini sebut saja namanya RN (32),mungkin anda yang pantas menilainya,sebab kata narasumber kepada media ini kalau dirinya ogah layani tamunya hingga keranjang walau dibayar berapapun.

Tak pelak akibat dari penolakannya,tengah membuat dirinya banyak tamu yang ingin mencasnya,semua tamu jadi penasaran karena merasa tidak percaya akibatnya semua tamu yang pernah bersamanya selalu ingin bersamanya untuk menghabiskan ditengah kebisingan musik yang diramu oleh DJ di diskotiq Pasifik Batam.

" Saya memang enggak mau ,yang namanya ST atau ML dengan tamu itu tidak pernah saya melakukannya,bukannya enggak mau,lagian saya sudah bersumpah untuk tidak melakukan hal itu ,aku punya 3 anak,saya tidak mau uang yang saya hasil uang dari gituan.saya bukan munafik,saya juga butuh uang untuk membiayai ke -3 anakku,namun kalau dari hasil hal itu,maaf aku tidak mau,aku takut dosa dengan itu,seandainyapun aku mau seperti itu ,bukan karena uang,tetapi karena ada hati dengan pria itu,lagian aku ke Batam bukan mau mencari laki-laki,tetapi fokus mencari uang yang halal untuk masa depan anak-anakku." Kata narasumber ketika saat itu di dalam Vip Diskotiq  Pasific Batam beberapa waktu lalu.

Sangat jarang dan serasa tidak mungkin ,bagaimana bisa seorang wanita malam memiliki prinsip demikian,ketika awak media ini bertanya lebih mendetail,terkesan semua prinsipnya yang lakukannya itu,hanyalah modus,bahkan secara tidak sadar ia mengakuinya.katanya ,memang benar selain modus tetapi itulah realitanya ,aku memang tidak mau ML dengan tamu,alasannya takut dosa dan penyakitan.

"Memang benar selain modus tetapi itulah realitanya ,aku memang tidak mau ML dengan tamu,biar tamu itu penasaran dan akan sering-sering mencas aku,walau dia mencas kembali aku tetap menolaknya untuk ML,namun dengan penolakan itu harus kusampaikan dengan alasan yang lembut agar masuk akalnya(tamu=red) untuk membatalkan niatnya ML atau ST denganku." Katanya memastikan.

Untuk lebih memastikan pernyataan narasumber dari waktu ke waktu ,inilah petikannya.

Wartawan : " Sudah berapa lama anda bekerja menjadi Publik Relasion (PR) di diskotiq Pasific ini?"

RN             :'' Sudah hampir setahun,Aku PR dilantai II Pasific ini."

Wartawan  :" Bagaimana anda menjalani kehidupan malam seperti ini,sebab kita ketahui begitu banyak godaan yang harus dijaga,apalagi anda termasuk wanita berperawakan menarik,ada enggak siasat,trik atau prinsip untuk menjalankan pekerjaan malam seperti yang anda lakukan ini?"

RN         :'' Tentu adalah..jelas sangat banyak godaan,tergantung kitanya bagaimana menjalankannya,kalau aku sendiri tentu punya trik-trik tersendiri untuk menjaga godaan-godaan itu,rata-rata semua tamu kebanyak ngajak aku untuk ML,namun aku berusaha meyakinkan tamu dengan alasanku,kebanyakan tamu ada yang menerima,namun sebagian ada yang tidak menerima,ya itu terserah mereka yang penting aku tetap pada prinsipku,laginya tidak semua PR bisa seperti yang mereka bayangkan."

Wartawan  :" Emang ada tamu yang marah juga?,jadi gimana anda untuk menyikapi itu,apa enggak takut tamu complain sama mami?"

RN         :'' Santai ajalah,dia yang salah kenapa sebelumnya enggak nanya dulu,lagian kalau tujuannya seperti itu ,pasti aku akan menolak sebelum dia mencasnya,lagian pihak perusahaan juga tahu kalau aku tidak bisa dibungkus.salah sendiri !"

Wartawan : " Emang kamu enggak bisa di bungkus,maksudnya apa itu di Bungkus?"

RN            :" Ya enggaklah,aku dah janji pada diriku dan itu prinsip hidupku,aku ke Batam itu mau cari uang bukan cari laki-laki,kalau istilah bungkus itu maksudnya bisa di ML atau di ST."

Wartawan : " Sebelum hijrah Ke Batam,sebelumnya anda bekerja dimana?"

RN            :" Dulunya saya bekerja di Garmen,saya bisa menjahit,namun hasilnya tidak memadai,habis gimana saya banyak tanggungan,kalau hanya mengharapkan itu,pasti tak mencukupi,seandainya saya masih bersuami,mungkin cukuplah.bagaimanapun suami pasti bisa membantunya.tetapi aku hanya sendiri menanggung kebutuhan anak-anakku.mau tidak harus bekerja seperti ini,lagian bekerja seperti hasilnya bisa memadai,kalau dari gaji bulananya angin-anginan,juga tergantung berapa kali kita di cas tamu,semakin banyak casan semakin banyak pula hasil yang kita terima untuk perbulannya,kalaupun ada tip dari tamu,bisalah untuk menutupi kebutuhan sehari-hari,kalau ada sisanya ,saya kirim untuk biaya anak di kampung.?"

Wartawan : " Sebelumnya pernah tidak anda membayangkan akan bekerja seperti ini ?

RN           : " Jelas tidaklah,lagian siapa yang mau bekerja seperti ini,setiap malam harus begadang,belum lagi harus berhadapan dengan tamu yang suka reseh dan suka jahil,kalau tamunya baik masih mendingan,terkadang ada tamu yang maunya aneh-aneh,udah aneh pelit lagi !"

Wartawan : " Anda inikan statusnya janda,apa lagi kata anda sudah setahun,apa enggak kepingin di belai laki-laki ?"

RN           :" Tadikan sudah aku katakan,aku ke Batam ini mau cari uang,bukan cari mau laki-laki.lagian aku sudah trauma dengan namanya laki-laki,cukuplah sekali hatiku disakitinya,menurutku semua laki-laki itu sama,kalaupun nantinya aku ingin,tentunya dengan main hati bukan karena uang."

Wartawan : "  Saat ini ,apa anda sudah menemukan dambaan hati anda?"

RN           :"  Ada , dia seorang penulis disalah satu media di Batam , tetapi aku belum begitu percaya kepadanya,sebelumnya aku juga bingung ,sebenarnya apa tujuan dia sering mencasku,walau begitu aku akui Ia baik,Ia lembut tidak seperti yang kukenal dengan sesuku dengannya yang aku tahu kasar dan suka melecehkan,tetapi ia beda,aku nyaman ketika bersamanya,bahkan kehadirannya membuat aku merasa berharga,namun aku tidak tahu bagiamana perasaanku dengannya.aku juga bingung,dia juga jujur padaku,kataya dia sudah menikah dan telah memiliki dua anak,menanggapi hal itu,aku tidak bisa berbuat apa-apa,padahal aku juga suka dan sayang kepadanya,tetapi apalah dayaku,walau aku begitu sayang kepadanya,aku hanya berusaha untuk tidak memperlihatkannya,aku tahu dia sudah berkeluarga,bagaimanapun aku tidak mau rumah tangganya jadi berantakan karena aku.Ia juga pernah menyatakan kalau ia juga sayang kepadaku,tetapi aku takut berdosa ketika ingin mencintainya sepenuh hatiku,aku ingin membalas cintanya,tetapi bagaimanapun,tidak ada wanita yang mau dimadu,bahkan ia juga pernah menyesali kenapa dahulu kami tidak  bertemu ketika ia masih lajang,namun jawabku padanya," abang  jangan Ilusi".

Wartawan : " Sudah berapa lama anda kenal denganya,apakah saat ini anda masih berhubungan dengannya?

RN           : "  Sudah 8 bulan,namun Saya tidak tahu apakah dia masih mau menemuiku atau tidak,sebab pesan sms yang selalu ia kirimkan selalu membuat aku pusing dan stress sendiri,tetapi aku kini menanggapinya sudah biasa-biasa saja,aku tidak tahu,apa Ia terlalu pintar atau terlalu bodoh,dia sering mengungkit-ungkit yang sudah berlalu.padahal aku sudah meminta maaf,padanya aku juga telah mengaku hilap atas apa yang sudah kulakukan terhadapnya."

Wartawan : " Emang apa yang sudah anda lakukan terhadapnya,apakah anda menghianatinya ?"

RN          :" Akupun tidak tahu,aku juga bingung kenapa aku jatuh kepada pria yang lebih muda dariku,sebenarnya aku tidak pernah menginkan hal itu,aku juga sudah menjelaskan kenapa jatuh cinta kepada laki-laki itu dengan pria yang sudah mencintaiku itu sebelumnya,namun ia seperti tidak terima,aku mengaku salah dan hilap,saat ini pun aku sudah meninggalkan laki-laki yang katanya brondong itu,sejak bersama laki-laki itu,aku juga habis diporotin,semua perhiasanku habis kujual untuk mencukupi kebutuhannya,kini aku menyesal telah mengenalnya,aku nurut saja apa yang Ia pinta,aku seperti dipeletnya,tetapi aku kini berusaha untuk meninggalkannya.tetapi seperti tidak mampu,pasalnya ketika aku dekat dengannya,hatiku luluh,kenapa aku begitu mencintainya,namun ketika aku jauh darinya,sedikitpun aku tidak pernah mengingat brondong itu.bahkan aku seperti merasa menyesal."

Wartawan  :" Apakah anda masih ingin bertemu dengan penulis itu ?"

RN       :" Saat ini tidak lagi,dia memang sering mengirimkan pesan singkat kepadaku,namun aku berusaha agar tidak membalasnya tujuanku agar ia dapat melupakan aku,jujur .. sebenarnya aku juga sulit untuk melupakannya.saat ini aku fokus dengan pekerjaanku,aku ingin pulang dan meninggalkan kota Batam ini,aku juga telah meminta kepada Tuhan yang maha kuasa,agar kiranya Tuhan mematikan rasa perasaan hati dan cintaku terhadap seorang pria.pernyataan ini juga telah aku sampaikan kepadanya.namun Ia tetap saja berusaha untuk selalu ingin bersamaku." 

Wartawan  :" Sebenarnya anda cinta tidak dengan penulis itu ? 

RN             :" Aku cinta sama dia,aku sayang sama dia,tetapi apa yang bisa kuperbuat,aku juga wanita bisa merasakan betapa sakitnya ditinggal sang suami,aku tidak mau dia meninggalkan istrinya karena aku,aku takut dosa.bermacam cara aku lakukan agar dia melupakan dan membenciku,namun percuma saja,ia tetap saja mencintai dan selalu mencariku,aku tidak tahu apakah dia itu manusia atau malaikat,aku melihat tidak ada rasa benci sedikitpun dimatanya,Ia malah mengatakan akan bahagia ketika melihat aku bahagia dengan pria lain.  dan sebaliknya,dia akan marah ketika aku terlihatnya disakiti oleh pria lain.

Wartawan  :" Apakah kamu menolak cintanya ? "

RN             :" Aku tidak menolak cintanya,malah sebaliknya,wanita mana yang tidak mau dengannya,Ia pintar,pintar cari uang,apa-apa bisa,baik dan perhatian,seandainya aku bisa menikah dengannya,pastinya aku hahagia dan tidak akan bekerja seperti ini lagi,tetapi itu tidak akan mungkin,dia milik orang lain,tidak mungkin aku merampas kebahagian wanita lain(istrinya=red),aku bingung,kalau ia mengatakan aku tidak mencintainya,aku tidak dapat menjawab,biarlah hanya Tuhanlah yang tahu  sedalam apa rasa sayang dan cintaku kepadanya."

Wartawan  :" Katanya anda pernah mengucapkan kalau anda tidak akan pernah percaya kepada laki-laki manapun,dimana anda diketahui saat ini telah mengalami kegagalan dalam berumah tangga,Nah..setelah mengenal Pria penulis itu,apakah pendapat anda itu masih bertahan ? "

RN             :" Aku tidak tahu,yang pasti saat ini aku hanya fokus pada pekerjaanku,aku akui ternyata tidak semua  laki-laki berprilaku seperti yang aku tahu.namun walau begitu,mungkin cuma dia yang beda tetapi aku tidak bisa memilikinya,lainnya dari pada dia, bagiku semua laki-laki itu sama saja,mereka mendekatiku karena ada maunya.(Ag)

Penulis : Agus Budi Tambunan