Tuesday, 20 January 2015

Dendi Purnomo :"Dua unit Beko Itu telah di kembalikan ke Yayasan"

Batam,Dinamika Kepri - Terkait ada issu dugaan lenyapnya dua unit alat berat Kobelco dari tempat terpakir di sisi jalan depan kantor bersama Batam Center beberapa waktu lalu,ternyata tidak benar,terkait hal itu telah dijawab oleh kepala bapedalda kota Batam,katanya alat berat itu bukan hilang melainkan telah dikembalikan kepada yaitu salah satu yayasan,alasannya bahwa kedua beko yang tertangkap sebelumnya itu,tidak terlibat pada aktifitas penambangan pasir ilegal.

" Bukan hilang,tetapi sudah dikembalikan kepada  yayasan." kata Dendi kepada awak media ini via celularnya. 

Namun ketika ditanya ke yayasan mana dua alat berat itu dikembalikan,Dendi Purnamo terkesan enggan menjawab,bahkan Ia juga mengatakan,kalau masalah kedua beko itu dirinya sudah pernah membuat steitmen di media cetak dan online Batam.

Ketika awak media ini memastikan hal itu,kepada wartawan ini salah satu wartawan media cetak yang dimaksud kepala Bapedalda Batam itu menjawab tidak ada.

'' Setahu saya belum ada steitmen apapun dari Pak Dendi Purnomo tentang alat berat itu di Media kami." Katanya kepada awak media ini di Gedung Dprd Kota Batam ,senin 19/1.

Ketika media ini mencoba meminta tanggapan dari seorang Aktivis anti korupsi  NCW , Mulkan Muren mengatakan akan segera mengecek kebenaran status kedua alat berat yang katanya sudah dikembalikan Bapedalda Batam itu ke yayasan yang dimaksud.

Kata Mulkan lagi," apabila memang sudah legal dikembalikan kepemiliknya harusnya melalui prosedur dan mikanisme yang berlaku,dimana setiap alat bukti yang sudah pernah ditahan instansi pemerintah,harusnya  di ketahui Kejaksaan sebelum pelepasan alat bukti,biasanya kalau kalau terbutkti bersalah ,alat bukti akan dimusnahkan,bukan dilepas satu-satu."

Sebelum menutup tanggapannya,Mulkan juga berjanji akan menelusuri adanya indikasi kejanggalan tersebut.

" Ini pasti kami telusuri,kenapa bisa barang bukti hilang,kalaupun dikembalikan harus jelas surat menyuratnya dan diketahui instansi yang bersangkutan,seharusnya barang bukti di jaga,bukan raib satu-persatu,ada apa ini. " Tegas Mulkan semabari  wajah tampak penasaran memberi tanggapan disela-sela waktunya pada hari selasa 20/1/2015.