Tuesday, 20 January 2015

5 Negara Yang Paling Sering Melakukan Hukuman Mati

Dinamika Kepri - Eksekusi atau hukuman mati bukan barang baru apalagi di beberapa negara di belahan dunia manapun sobat lintas. Salah satu lembaga hak asasi, Amnesty Internasional memberikan daftar negara-negara yang rajin menerapkan hukuman mati bahkan hingga saat ini.

Meski masih banyak pihak yang memperdebatkan pelaksanaan eksekusi mati buat terpidana kasus-kasus berat, seperti pembunuhan, terorisme, korupsi, obat-obatan terlarang hingga pembocoran rahasia negara, beberapa pihak menuntut penghapusan hukuman mati karena dianggap melanggar hak asasi.

Namun jenis hukuman ini juga banyak mengundang kontroversi, selain demi menjunjung norma agama dan menghadirkan efek jera, hukuman seperti itu dianggap efektif menghadapi kejahatan yang serius. Tahun lalu saja dilaksanakan 676 hukuman mati di seluruh dunia. Jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 527 eksekusi.

Di Indonesia, meski masih memberlakukan hukuman mati namun tidak termasuk di kelompok lima besar negara yang paling sering melakukan hukuman mati. Nah ini dia negara yang menjatuhkan pidana hukuman mati buat enam orang, tanpa satu pun eksekusi

1. Cina

Cina merupakan negara yang paling sering melakukan hukuman mati. Bahkan, tidak ada informasi pasti mengenai jumlah orang yang dieksekusi. Alasannya karena data seperti itu dianggap rahasia negara. Namun, beberapa pihak, termasuk sumber dari pemerintahan memperkirakan lebih dari 2.000 terpidana tewas karena berbagai kasus, terutama pembunuhan, korupsi, dan melawan negara. Cara eksekusi paling sering digunakan di negara itu adalah suntik mati. Kepada beberapa lembaga hak asasi internasional, pemerintah Cina mengaku sudah mengurangi jumlah eksekusi mati selama empat tahun terakhir.

2. Iran

Iran menjadi negara yang tidak segan menghukum mati para pelaku kejahatan. Konon, jumlah para penentang di negara tersebut meningkat setelah unjuk rasa besar-besaran apalagi terpilihnya kembali Presiden Mahmud Ahmadinejad beberapa tahun lalu. Secara keseluruhan, negara Syiah itu menggantung lebih dari 360 penjahat tahun 2011.

3. Arab Saudi

Negeri kaya minyak ini berada di urutan ketiga negara yang sering memancung pelanggar hukum. Jumlah pesakitan yang meregang nyawa tahun 2011 sebanyak lebih dari 82 orang. Apalagi sistem penerapan syariah secara ketat merupakan salah satu alasan tingginya jumlah hukuman mati. Rukiyah, seorang tenaga kerja wanita Indonesia termasuk dalam daftar itu ketika dipancung pada 18 Juni 2011, karena pembunuhan.

4. Malaysia

Eksekusi mati yang paling sering terjadi di negeri adalah dengan tiang gantungan. Jumlah resmi terhukum mati tidak dipublikasikan, namun Amnesty Internasional meyakini jumlahnya lebih dari 50. Pembunuhan jadi penyebab tingginya angka hukuman mati, termasuk yang kerap membelit tenaga kerja Indonesia di negara itu.

5. Amerika Serikat

Negara adidaya dunia ini ternyata menjadi negara nomor lima yang paling banyak melakukan hukuman mati tahun 2010 silam sobat lintas. Amerika juga menjadi satu-satunya negara maju yang suka menyuntik mati atau menembak para penjahat kelas berat. 

Pembunuhan berencana merupakan penyebab utama seseorang dieksekusi di negara Adi Daya itu. Sebanyak 43 hukuman mati dilaksanakan sepanjang 2011.

(Dari Berbagai sumber)