Wednesday, 10 December 2014

Terkait Limbah Medis Klinik Raja Labora ,Komisi III Dprd Batam Katakan ,Masih Tunggu Perkembangan

Batam,Dinamika Kepri- Menindak lanjuti pemberitaan sidak yang dilakukan oleh anggota komisi 3 dewan perwakilan rakyat daerah (Dprd) kota Batam terhadap salah satu klinik di Batu Aji yang diduga tengah dengan sengaja membuang limbah medisnya dengan kesembarang tempat pada tanggal 4/12 yang lalu.kini nyaris tidak ada khabarnya lagi,padahal ketika sidak tersebut para anggota dewan itu telah membawa sekantong plastik sebagai alat untuk barang bukti.

Jurado Siburian ,Dandis Raja Gukguk dan bersama para staffnya  pada tanggal 4/12 yang lalu telah melakukan inpeksi mendadak(sidak) karena laporan dari masyarakat,namun sudah 5 hari berlalu sejak saat itu,hingga saat ini belum juga di hearingkan.

Ketika wartawan media ini mencoba melakukan confirmasi terkait hal itu pada hari selasa 9/12/2014,Jurado Siburian menjawab belum ada perkembangan.

"Belum ada perkembangan,tunggu nanti,infonya kita RDP kan" Jawab Jurado Siburian singkat via pesan(SMS) dari celularnya.

Padahal,limbah medis termasuk limbah B3,dimana sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 jo 85 Tahun 1999, bahwa limbah medis termasuk kedalam kategori limbah berbahaya dan beracun dengan kode limbah D227.