Tuesday, 30 December 2014

Tahun Baru 2015 Tak Perlu Euforia, Wabup : "Jangan Bahayakan Diri Sendiri ''

Dinamika Kepri - Pergantian tahun baru 2015 yang tak sampai sepekan lagi. Wakil Bupati Bangka Tengah (Wabup Bateng), Patrianusa Sjahrun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu larut euforia yang akhirnya menjurus ke hal yang negatif dan merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dikatakan H. Patrianusa, bahwa seperti tahun-tahun sebelumnya dirinya berharap agar masyarakat Bateng bisa menyambut pergantian tahun dengan kegiatan bermanfaat, seperti menggelar tausyiah agama di masjid sembari menggelar kebiasaan adat budaya masyarakat Babel, Nganggung. 
 
"Mending diisi kebersamaan dengan keluarga, atau kegiatan positif dan bermanfaat tanpa membahayakan keselamatan diri dan hal negatif lainnya," ujar Patrianusa kepada RB, Jum’at (26/12) kemarin.  
 
Patrianusa juga mengkhawatirkan, larut dalam perayaan tahun baru atau euforia dapat menimbulkan hal-hal negatif dan memicu aksi kejahatan. "Kepada masyarakat yang ingin merayakan tahun baru 2015, ya silahkan saja, kita tak melarang karena itu hak individu masing-masing. Hanya saja kita menyarankan alangkah baiknya jika menyambut tahun baru itu bersama keluarga dan kumpul di rumah masing-masing seusai sholat Isya atau tahajud bagi umat muslim, kemudian bakar-bakar jagung atau tiup terompet bersama keluarga," sarannya. 
 
Untuk diketahui, Pemkab Bateng akan memusatkan puncak acara penyambutan Tahun Baru di Pantai Kembang Kemilau, Kecamatan Koba. "Untuk itu kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polres setempat," kata Bupati Bateng, Erzaldi Rosman. 
 
Ia menjelaskan, pemusatan kegiatan ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas, pesta minuman keras dan tindak kriminal lainnya. "Kami melihat dari pengalaman tahun sebelumnya bahwa angka kecelakaan lalu lintas dan tindakan kejahatan meningkat pada malam pergantian tahun," ujarnya. 
 
Menurut dia, jika kegiatan sudah terkonsentrasi di satu tempat maka lalu lalang kendaraan tidak begitu ramai sehingga tidak rawan terjadi kecelakaan. "Hal itu, katanya, juga memudahkan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan dan pengamanan, karena masyarakat berkumpul di satu tempat menyambut pergantian tahun. 
 
Ia mengatakan, masyarakat akan dihibur dengan kegiatan kesenian tradisional dan band lokal serta pesta kembang api. "Namun demikian kami mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan diri masing-masing," ujarnya. 
 
Kapolres Bateng AKBP M Zainul mengimbau masyarakat lebih waspada pada malam pergantian tahun, terutama dari aksi maling. "Jika keluar rumah dalam keadaan kosong, maka pastikan rumah terkunci. Kalau bisa jangan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong," ujarnya.

Scourse News By : radarbangka.co.id