Tuesday, 16 December 2014

PT Passion Plastics Buang Limbah Perusahaannya Ke Selokan


Tampak Limbah cair bercampur lumpur mengalir diselokan depan perusahaan PT.Passion Plastics.


Batam,Dinamika Kepri – Siang  pada hari  Senin 15/12,para pekerja drainase di Komplek kawasan Industri Taiwan Kabil, dikejutkan karena serentak  mengalami gatal-gatal pada kakinya,pasalnya salah satu perusahaan disekitar itu yaitu PT .Passion Plastics  tengah  dengan sengaja membuang limbahnya melalui selokan yang ada depan perusahaan.

Akibatnya ,  para pekerja yang sedang melakukan perbaikan drenase itu, akhirnya menghentikan aktivitasnya,selain kaki mereka mengeluh  gatal-gatal,bau limbah tersebut, mereka juga mengeluhkan aroma limbah yang sangat menyengat.

Melihat hal itu,Para pekerja memilih untuk berhenti menunggu hingga habisnya aliran limbah itu,namun tak kunjung usai,pihak PT .Passion Plastics sepertinya tidak perduli dengan dengan dampak linkungan, pihak PT .Passion Plastics terus melancarkan aksi mem buang limbah perusahaannya ,Limbah cair yang diduga limbah B3 itu seperti  jam buangnya telah diatur,sebab menurut informasi yang dihimpun media dilapangan,bahwa pihak PT .Passion Plastics tidak setiap waktu untuk  membuangnya,pembuangan limbah tersebut bertahap ,bahkan satu hari katanya bisa membuang sampai dua kali.

Pantuan Media ini memang  benar adanya,air Limbah cair yang diduga Limbah B3 tampak berasal dari dalam perusahaan PT .Passion Plastics.ketika media ini mencoba mengabadikan  aliran limbah keselokan depan perusahaan,tiba-tiba salah satu mobil Fortuner berwarna hitam berhenti melihat awak media ini.

Ternyata mobil tersebut masuk areal PT .Passion Plastics,tak selang beberapa   karyawan berkebangsaan asing dan sicurity keluar melihat para media ,namun tidak berhasil mereka temukan,bahkan salah satu karyawannya saat itu,juga merasa penasaran,karena penasarannya tidak terjawab,akhirnya karyawan itu memilih masuk kembali dan terus membuangi limbahnya kedalam selokan.

Ketika Juroda Sibuarian dari komisi III yang membindangi Linkungan diconfirmasi media ini,Jurado menjawab akan segera turun  cek ke lokasi untuk memastikan kebenaraannya.tak selang berapa lama kembali Jurado  Siburian mengatakan ,saat ini tidak bisa untuk melakukan sidak karena masih dalam situasi Reses.

“ Saat ini belum bisa melakukan sidak,pasalnya sekarang masih dalam situasi Reses.” Ucap Jurado memastikan. 
Pantuan media,air limbah tersebut mengalir jauh hingga kepemukiman penduduk salah satunya ke kawasan Rusunawa Kabil.bahkan warga yang tinggal disekitar rusun itu juga mengeluhkan aroma yang menyengat dari limbah itu.