Thursday, 4 December 2014

Limbah Medis Berserakan


Batam,Dinamika Kepri - Klinik Graha Raja Labora yang berada di komplek pertokoan puri niaga kecamatan Batu Aji membuang limbah medis sembarangan. Klinik kesehatan yang seharusnya memberikan contoh baik bagi masyarakat justru berbalik memberikan contoh tidak terpuji. Bagaimana tidak, persis di depan klinik tersebut terdapat tumpukan sampah yang bercampur dengan limbah medis.

Seperti penelusuran Rilissekolah.com pada rabu (3/12) terdapat Jarum suntik, masker tangan, selang impus. Limbah medis yang seharusnya berada di tempat penampungan sementara (tps-red) justru di biarkan berserakan di depan parkiran klinik graha raja labora.

Ketika di komfirmasi, pegawai klinik Graha Raja Labora mengaku pemiliknya lagi miting di lantai atas. “bapak Raja Mustakim lagi rapat, mas dari mana” sebutnya. Uniknya pemilik klinik tersebut justru menyuruh pegawainya agar meminta awak media ini untuk meninggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Rudi salah seorang warga yang melintas di depan klinik tersebut mengaku baru tau kalau di depan klinik itu terdapat limbah medis. rudi menyangkan kejadian itu, “yang mengkhawatirkan yaitu apabila jarum suntik bekas tersebut di ambil dan dimainkan oleh anak-anak ” jelasnya.

Anehnya lagi Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam juga tidak mau memberikan komentar tentang limbah medis Graha Raja Labora yang di biarkan berserakan begitu saja.

Perlu diketahui dalam Kepmenkes 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang pengaruh limbah rumah sakit/klinik terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan dapat menimbulkan berbagai masalah seperti berikut :
  1. Gangguan kenyamanan dan estetika, berupa warna yang berasal dari sedimen, larutan, bau phenol, eutrofikasi dan rasa dari bahan kimia organic, yang menyebabkan estetika lingkungan menjadi kurang sedap dipandang.
  2. Kerusakan harta benda, dapat disebabkan oleh garam-garam yang terlarut (korosif dan karat) air yang berlumpur dan sebagainya yang dapat menurunkan kualitas bangunan disekitar rumah sakit.
  3. Gangguan/ kerusakan tanaman dan binatang, dapat disebabkan oleh virus, senyawa nitrat, bahan kimia, pestisida, logam nutrient tertentu dan fosfor.
  4. Gangguan terhadap kesehatan manusia, dapat disebabkan oleh berbagai jenis bakteri, virus, senyawa-senyawa kimia, pestisida, serta logam berat seperti Hg, Pb dan Cd yang bersal dari bagian kedokteran gigi.
  5. Gangguan genetic dan reproduksi.
  6. Pengelolaan sampah rumah sakit yang kurang baik akan menjadi tempat yang baik bagi vector penyakit seperti lalat dan tikus.
  7. Kecelakaan kerja pada pekerja atau masyarakat akibat tercecernya jarum suntik atau benda tajam lainnya.
  8. Insiden penyakit demam berdarah dengue meningkat karena vector penyakit hidup dan berkembangbiak dalam sampah kaleng bekas atau genangan air.
  9. Proses pembusukan sampah oleh mikroorganisme akan menghasilkan gas-gas tertentu yang menimbulkan bau busuk.
  10.  Adanya partikel debu yang berterbangan akan mengganggu pernafasan, menimbulkan pencemaran udara yang akan menyebabkan kuman penyakit mengkontaminasi peralatan medis dan makanan rumah sakit.
  11. Apabila terjadi pembakaran sampah rumah sakit yang tidak saniter asapnya akan mengganggu pernafasan, penglihatan dan penurunan kualitas udara.
Namun Sampai berita ini di posting, limbah medis tersebut masih di biarkan berserakan di depan klinik tersebut . (Tim)