Friday, 12 December 2014

Idris :" Nak Sembuhkan Luka Bakar,Malah Penyakit Baru Yang Datang"

Batam,Dinamika Kepri -Sepertinya dunia medis di Batam sudah tidak bisa dipercaya lagi,pasalnya orang yang tengah menyandang gelar dokter itu sendiri,diduga hanya ingin mendapatkan gelar semata yang tidak dapat dipertanggung jawabkannya,sehingga dengan itu, banyak mengakibatkan kesalahan atau merugikan orang lain.

Dimana untuk mendapatkan gelar Dokter tersebut,sepertinya bukan lagi dari panggilan hati,melainkan  gelar untuk mendaptakan pekerjaan dan dapat berpenghasilan yang lumayan,bagaimana tidak,dan bukan rahasia umum lagi ,kalau saat ini  banyak kalangan masyarakat yang sudah mengalami mal praktek akibat dari banyaknya gelar Dokter yang asal-asalan yang selalu menetas setiap tahunnya di pulau Batam.

Sebagai contoh korban dari dugaan mal Praktek tersebut,Idris (42) adalah Salah satunya,Idris berbadan tegap ini mengeluh pada kaki dan tangannya karena mengalami penyakit seperti Alergi tingkat akut.

Koronologisnya,Idris menjelaskan,bahwa pada  6 hari lalu yaitu pada tangga 5/12,Idris telah mengalami   insiden dengan kendaraan sepeda motornya,akibatnya Idris mengalami luka bakar panas dari knalpot motornya pada kaki sebelah kanannya,untuk mendapatkan penyembuhan,Idris yang tinggal di sekitar SD 005 Lubuk Baja ini,menyambangi klinik Casa Medika Utama yang ada di sekitar Ruko di depan Polsek Lubuk Baja ,tujuannya untuk mencoba  mengobati luka bakar pada kakinya,setelah dicek oleh dokter klinik tersebut,lalu Idris diberikan obat tenggak agar di konsumsinya untuk setiap harinya.

Menurut Idris lagi,katanya,sesudah berselang dua hari,setelah ia mengonsumsi yang obat diberikan dokter itu,jelasnya,bukan luka bakarnya yang sembuh,malah penyakit baru yang timbul,kini kaki kanannya yaitu bekas luka bakar itu seperti terkena alergi berbitik merah-merah(seperti gambar diatas=red),selain kaki,tangan kananya juga terjangkiti.

" Saya sudah mempertanyakan hal ini kepihak klinik,namun pihak klinik malah memberikan surat rujukan,agar saya dirawat di RS Fatmawati,namun saya menolak sebab biaya untuk itu,saya tidak punya,setelah berulang saya tanyakan lagi,mereka malah ingin merujuk saya ke RS Awal Bros,katanya mereka tidak ada obat dengan penyakit saya,hari ini jam 2:00 Wib saya mau ke RS awal Bros,saya juga tidak terima,saya akan melaporkan kejadian ini kepada Polisi." Terang Idris sembari mengeluh kesakitan.

Ketika ditanya harapannya,Idris berharap penyakitnya cepat sembuh,bahkan Idris mengaku kalau selama hidupnya tidak ada gejala penyakit alergi apapun,Namun saat ini Ia tampak seperti terheran-heran.

" Kenapa bisa seperti ini,saya hendak nak sembuhkan luka bakar,Eh malah penyakit baru yang datang,aku juga yakin ini,saya ini pasti telah menjadi korban mal Praktek mereka ,sebab dokternya saya lihat juga masih baru-baru." Ucap Idris menutup.