Thursday, 18 December 2014

Begini Lho Karakter Orang Romantis yang Sebenarnya!


Dinamika Kepri-Pernahkah kamu sadar kalau setiap orang punya cara yang berbeda menggambarkan keromantisan. Hal yang mungkin kamu anggap lebay, bisa sangat romantis buat orang lain. Begitu juga hal yang kamu anggap sepele dan gak ada romantis-romantisnya, justru dianggap romantis bagi segelintir orang. Setiap orang pasti memiliki sisi romantis dalam dirinya, dan hal berikut ini yang melandasi keromantisan sebenarnya:

Punya Sensitivitas yang Kuat

Jika seseorang terlihat gampang marah, bukan berarti dia kasar. Jika seseorang gampang menangis, bukan berarti dia cengeng. Mungkin dia perasa, mungkin juga dia gak bisa menempatkan emosinya pada tempatnya. Tapi seperti apapun, emosi kuat yang sering menonjol dan membuatnya tampak sensitif, adalah yang paling menggambarkan sisi keromantisan seseorang. Apalagi jika dia bisa menggunakan kesensitifannya untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain. Kamu bisa langsung tahu orang itu romantis sekalipun baru bertemu.

Spontan dan Ekspresif

Selain sensitif, orang yang romantis juga ekspresif. Mereka bisa secara spontan mempermasalahkan hal yang mengganggunya. Makanya, jangan marah jika kamu punya orang terdekat yang begitu sensitif mempermasalahkan hal kecil, atau begitu mengejutkan karena menggebu-gebu ingin menyenangkan orang lain. Ini karena mereka sensitif sehingga begitu spontan dan ekspresif, yang berarti dirinya romantis.

Punya Keyakinan yang Kuat Terhadap Unsur Cinta

Orang yang romantis punya sifat mendasar yang satu ini. Jika orang lain bisa goyah cintanya, maka mereka bisa kembali mempertahankannya hanya karena satu hal: Yakin. Mereka percaya bahwa cinta itu abadi, dan di balik segala kesulitannya pasti ada keindahan yang menanti. Inilah yang membuat mereka lebih banyak memberikan cinta daripada bersiap untuk menerimanya.

Mampu Menghangatkan Orang Lain

Ketika ada seseorang yang terasa mendalam di hatimu, sekalipun dia bukan pacar atau keluargamu, bisa jadi dia adalah orang yang romantis. Karena mereka mampu menghangatkan orang lain berasal dari dalam dirinya dengan kasih sayang atau gerak tubuh yang berarti.

Gak Berminat pada Sesuatu yang Kaku

Gak akan ada orang romantis yang ingin dirinya terbelenggu pada struktur, apalagi yang kaku sehingga membatasi geraknya. Karena mereka sangat mencintai kebebasan, sekalipun tetap punya aturan dan pegangan.

Imajinatif

Orang yang romantis sangat mengandalkan imajinasinya akan keindahan. Mereka gak terlalu senang dengan sesuatu yang rasional dan terlalu banyak persiapan. Karena mereka selalu ingin mengandalkan rasa, bahkan untuk mencoba sesuatu yang baru bagi mereka. Uniknya, orang romantis juga menggunakan kesadaran spiritual dalam melakukan segala sesuatunya sehingga bisa memutuskan apa yang memang ingin mereka lakukan.

Punya Kecintaan yang Besar pada Alam

Orang yang romantis akan menjauhi segala tindakan yang membuatnya terganggu secara emosi, moral, dan pikiran. Hal inilah yang membuatnya merasa lebih tenang berhubungan dengan alam. Jadi, jika kamu melihat orang yang tadinya hidup enak di perkotaan lalu memilih hidup terpencil di alam bebas dan meninggalkan semua kesenangannya, jangan kaget! Mungkin saja dia tipe romantis yang sebenarnya!

Apa sih yang bikin seseorang terlihat jago nyetir? Ketika dia jago ngebut dan nyelap-nyelip tanpa jaminan umurnya bakal panjang, atau safety dan bisa menghargai sesama pengguna jalan? Gak masalah kok Gladis kalu cara nyetirmu lelet selama kamu memang di jalan yang seharusnya, dan gak berusaha menghalangi pengguna jalan lain. Hal yang terpenting, kamu selalu memperhatikan keamanan dan kenyamanan berkendara, dan mengindahkan beberapa tips ini:

Diam dan Menyetir

Semahir apapun kamu bawa kendaaraan, fakta gak bisa dibantah bahwa banyak kecelakaan yang terjadi hanya karena pengemudi lalai mempergunakan ponsel saat menyetir, apalagi sambil sms-an. Beberapa survei juga membuktikan bahwa gak ada seorang pengemudi pun yang gak menurun konsentrasi menyetirnya ketika melakukan aktifitas lain sambil mengemudi sekalipun mereka gak merasa begitu. Jadi, diam fokus menyetir akan lebih menyamankan plus mengamankan dirimu sekaligus semua orang lho Gladis!

Selalu Siap untuk yang Terburuk

Rahasia agar mengemudi lebih aman adalah dengan tidak menganggap segala hal pasti berjalan lancar. Kamu wajib sadar lingkungan! Oke kamu jago nyetir, tapi orang lain? Kamu mungkin bisa reflek menginjak rem saat mobil di depan tiba-tiba berhenti mendadak, tapi mobil di belakangmu? Selalu antisipasi kegegabahan orang lain dengan asumsi bahwa mereka selalu bisa melakukan sesuatu yang mengancam jiwamu agar kamu selalu sigap berkendara.

Jaga Jarak

Kamu boleh aja curi-curi ngebut di jalan kosong, tapi wajib pasang strategi saat masuk ke jalur padat. Hanya dalam hitungan mikrodetik, kegiatan mepet-mepet dan nyari celah buat nyalip cuma jadi jalan untuk mempersingkat umurmu. Pastikan kamu selalu menjaga jarak depan belakang. Hal ini juga mengantisipasi seandainya kamu berlaku bodoh seperti mengubah jalur tanpa sen atau mengemudi lambat di jalur cepat.

Pasang Mata Bukan Hanya untuk Mobil di Depan

Saat menyetir, apa kamu selalu melihat kendaraan yang tepat di depanmu? Gak harus kok Gladis. Kamu perlu selalu pasang mata juga untuk beberapa kendaraan jauh di depan, terutama saat masuk jalan tol atau jalur yang berliku-liku, biar kamu bisa mengurangi kecepatan sejak awal jika beberapa mobil di depan tiba-tiba berhenti. Jangan khawatir, mata tepimu akan mengirim sinyal reflek saat mobil di depan menginjak rem, atau tiba-tiba ada kendaraan yang nyerobot di depanmu.

Perhatikan Tanda

Saking fokusnya ke depan, kadang tanda-tanda bisa terabaikan sehingga kamu gak tahu bagaimana keadaan sekitarmu. Coba perhatikan tanda di sekitar biar kamu gak gegabah menerobos lampu merah, lebih pelan saat melihat zebra cross atau tanda banyak anak-anak, dan tahu apa yang harus dilakukan saat mobil di depan tiba-tiba ngerem dan memberi sen. Periksa juga spion secara teratur, juga cermin sisi jika kamu bawa mobil. Semakin cepat kamu melihat tanda, semakin kecil kemungkinan kamu berhadapan dengan masalah.

Biasakan Pakai Sein

Biasakan kamu konsisten menggunakan sein sebagai sinyal berkendara tiap kali kamu mau nyalip, pindah jalur, belok, siap-siap masuk tempat parkir, dan apapun sebelum kamu memutuskan memindahkan posisi kendaraan. Terbiasa pada hal ini akan menyelamatkan hidupmu suatu hari nanti, dan menyelamatkan orang lain juga dari kemarahan sekaligus kegegabahan.

Gak Selalu Reflek Menggunakan Klakson

Jika ada yang menyerobot jalanmu atau ugal-ugalan di jalan lalu kamu klakson mungkin masih wajar. Tapi jika sedikit panik dan kesal lalu menekan klakson, atau ada yang berkendara sedikit lelet dan terasa menghalangi jalanmu lalu kamu klakson, itu tanda bahwa kamu perlu memperbaiki sikap berkendara. Kebayang kan jika orang lain malah panik dan celaka hanya karena kaget mendengar klaksonmu!

Nah Gladis, jika kamu kesal dengan pengemudi kendaraan yang ugal-ugalan, tidak taat peraturan, dan terkesan sembrono saat menyetir, maka berlatihlah berkendara setidaknya lebih baik dari kelakuan mereka, dan tinggalkan kebiasaan buruk yang bisa membunuh hampir semua orang di jalan ya!

BY : lintas.me