Monday, 10 November 2014

Limbah 2000 Ton Asal Pulau Sambu,PT Aneka Pratama Subconkan ke PT JTR


Batam ,Dinamika Kepri -Terkaitnya pemberitaan tentang 2000 ton limbah yang berasal dari Pulau Sambu,kepada Media 10/11/2014,Willi selaku pemilik  PT Aneka Pratama selaku pemenang tender limbah non B3 itu,mengatakan bahwa PT JTR sebagai Subcon tranportasi pengangkutan limbah dari Pelabuhan pertamina Tongkang hingga ke TPA Punggur.

" Iya ,itu limbah rumah tangga ,benar saya Subcon kan ke PT JTR,logikanya kalau memang itu limbah B3,tentu tidak akan diperbolehkan dibuang ketempat itu (TPA Punggur=red)." Terang Willi memastikan.

Kepada beberapa wartawan ,Sianipar selaku kepala oprasional Head di PT Pertamina Pulau Sambu membenarkan kalau asal muasal limbah sebanyak 2000 itu ,berasal dari Pulau Sambu ,bahkan untuk memastikan,Sianipar yang sudah lama mengabdi di PT Pertanima Pulau Sambu itu,juga mempersilakan para awak media untuk mengambil dokumentasi tempat pengambilan Limbah tersebut.

Kepada wartawan dikantornya, Sianipar juga menjelaskan,katanya,tidak ada yang di tutup-tutupi,jelasnya lagi, bahwa dalam pelaksanaan pembuangan limbah rumah tangga itu ke TPA Punggur itu ,katanya telah memiliki dokumen yang lengkap dan resmi  sebelum dikerjakan.

" Tidak ada yang ditutup-tutupi,kalau yang sudah diangkut itu adalah limbah rumah tangga atau non B3,Volumenya sekitar 2500 ton lah,jadi ini dua tahap yang pertama itu non B3,jadi yang sekarang berada di lokasi pekerjaan (Pulau Sambu=red) yang belum diangkut itu, dimana masih tahap pengerjaan muat, jelas itu Limbah B3 yang ditangani Oleh PT Desa Air Cargo ,itupun tidak singgah ke Batam lagi,langsung dikirim ke Cibinong,ya..tentulah,kalau tidak ada izinnya,siapa yang akan berani mengerjakannya." Jelas Pak Sianipar.

Dalam investigasi media,diketahui bahwa,PT Aneka Pratama dan PT JTR hanya menagani Limbah Non B3  atau yang disebut limbah rumah tangga,dimana menurut otoritas setempat bahwa sampah tersebut sudah di tumpuk sejak tahun 1972 lalu,katanya lagi, kalau untuk penanganan limbah B3 sudah di tangani oleh PT Desa Air Cargo.

Untuk memastikan kebenaran siapa yang menangani limbah B3 yang masih berada di Pulau Sambu itu,media ini mencoba mengkonfirmasi salah pemilik perusahaan seperti yang dimaksud oleh pihak dari  Pertamina Pulau Sambu tersebut, Namun hingga berita ini muat 10/11/2014 pada pukul 8: 15 Wib malam,pihak Perusahaan yang dimaksud belum juga memberikan jawabannya.



loading...