Thursday, 13 November 2014

KTP Tampa Agama

Dinamika Kepri - Wacana penghapusan kolom agama menghasilkan pendapat pro dan kontra. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menerangkan maksudnya adalah memperbolehkan pengosongan kolom agama untuk mereka yang tidak menganut kepercayaan atau agama di luar enam keyakinan yang diakui pemerintah.

Direktur Eksekutif Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Mohammad Monib memberikan tanggapan positif soal wacana itu. Menurutnya masalah agama masih menjadi diskriminasi, terutama bagi mereka yang menganut kepercayaan tradisional asli Indonesia.

" Jadi saya rasa tawaran itu menarik, tawaran itu jalan keluar sebab selama ini mereka kejawen, sunda wiwitan, dan sebagainya itu terabaikan hampir dipaksa, dimobilisir untuk menuliskan apa yang tidak mereka pilih. Jadi saya setuju dengan pendapat menteri dalam negeri itu berbasai pada problem-problem hak warga negara yang terabaikan ".

Sementara itu Anggota Komisi Agama DPR Jazuli Juwaini berpendapat kolom agama itu tak boleh dihapus. Alasannya karena bertentangan dengan UUD serta Pancasila.

"Indonesia memang bukan negara agama, tapi agama di Indonesia adalah landasan dan menjadi fundamental yang dicetuskan para pendiri bangsa pada Pancasila, sila pertama ".

Kartu Tanda Penduduk

Kartu Tanda Penduduk (KTP) adalah identitas resmi Penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kartu ini wajib dimiliki bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki Izin Tinggal Tetap (ITAP) yang sudah berumur 17 tahun atau sudah pernah kawin atau telah kawin.(Wikipedia)

By : lintas.me