Friday, 21 November 2014

Buruh Batal Demo

Batam,Dinamika Kepri - Pada kamis sore 20/11 pada pukul 3 :00 Wib,petugas kepolisian tampak sudah siaga berjaga di depan pemko Batam,Namun Buruh yang hendak berdemontrasi tak kunjung tiba.

Walau sebagian Buruh galangan yang memakai baju hijau sudah ngumpul di depan mesjid raya Batam Center sore itu,tampak para buruh itu  pulang putar haluan.

Menurut seorang buruh yang enggan menyebut namanya di tulis oleh media ini mengatakan,mereka memilih pulang karena rekan dari perusahaan lain tidak ikut serta dalam aksi demo tersebut,padahal menurutnya katanya sebelumnya sudah komit, namun tidak datang ,katanya lagi "Buruh sudah tidak Enggak kompak lagi". 

" Beginilah.. Buruh sudah tidak Enggak kompak lagi,padahal hasilnya untuk bersama." Katanya kesal.

Ir.Setia Putra Tarigan selaku  ketua sementara kofederasi dari SPSI Se-Batam menjelaskan ,bahwa aksi demo tersebut bertujuan untuk menuntut pemerintah Batam agar dapat menyetujui UMK Rp 2,95 juta perbulannya,sebab menurutnya bahwa tuntutan itu sudah sangat tepat dimana Kota lain seperti Bekasi sudah menerapkannya.

" Kenapa Batam tidak bisa,Bekasi saja sudah melakukannya." Kata dia.

Ditempat terpisah, Suprapto salah satu dari pengurus SPFMI Batam,ketika Media memintai keterangannya terkait demo itu,tidak sempat memberikan keterangannya karena yang bersangkutan mendadak dipanggil seseorang untuk memasuki kantor walikota Batam.

Batalnya demo itu,membuat para polisi menjadi tampak menunggu,bahkan polisi lalu lintas yang sudah sempat menutup jalur masuk ke kantor walikota ,akhirnya membuka kembali jalur tersebut dimana sesudah para buruh itu beranjak pergi.

Namun sempat beredar isu kalau para buruh akan kembali berorasi di malam harinya,namun sampai berita ini di muat,aksi orasi tersebut tidak terjadi.