Saturday, 8 November 2014

Bobi Alexander Siregar Respon Laporan Masyarakat

Batam,Dinamika Kepri - Tersiarnya kabar yang mengatakan, kalau sebanyak 2000 ton limbah asal Pulau Sambu yang saat ini tengah di buang oleh salah satu perusahaan Tranportir yang ada di Batam ke daerah TPA Punggur,tengah menjadi perbincangan hangat di tengan masyarakat kabil,sehingga dengan itu ,tengah membuat Bobi Alexander Siregar salah satu anggota Dprd Batam ini yang terpilih dari daerah itu sedikit merasa miris,pasalnya warga di sekitarnya telah merasa cemas,dimana tentang  adanya pembuangan limbah yang diduga limbah B3 itu.

Sore tadi 9/11/2014,tampak banyak warga Senjulung Kabil silih berganti menyambangi kediaman Bobi,pantauan media ini di rumah Bobi,rata-rata warga yang datang kerumah Bobi itu,selalu meneringati adanya aktivitas pembuangan Limbah sebanyak 2000 ton dari Pulau Sambu itu.

Katanya mereka cemas,warga takut kalau limbah yang dibuang itu mengandung B3,dimana lokasi warga yang datang kerumah Bobi memang kebanyakan dekat dengan TPA Punggur tersebut.

Namun menurut Bobi kepada warga,mengatakan belum dapat memaastikan,apakah limbah yang tengah dibuang itu adalah mengandung B3 atau tidak,tentunya itu adalah tugasnya dari pada Bapedal untuk mengeceknya kembali.katanya menjelaskan kepada warga.

Selain warga,Lembaga pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang ada di Senjulung juga terlihat saat itu,para anggota LPM yang juga ada saat itu,juga meminta arahan dari Bobi agar Limbah yang di buang itu bisa dicek kembali.

Terkait adanya keluhan dan keraguan dari warga Sekitar,ketika dimintai tanggapannya terkait hal itu,kepada media ini,Bobi berjanji akan mengatensikannya ke komisi 3 Dprd kota Batam untuk menggesa bapedal kota Batam melakukan pengecekan ulang.

"Saya akan akan menyampaikan keluhan warga ini,kebetulan masalah ini bukan di komisi saya,jadi saya harus mengatensikannya ke komisi 3 Dprd kota Batam,tentunya untuk menggesa Bapedal kota Batam melakukan pengecekan ulang,agar warga tidak cemas lagi." Terang Bobi Alexander dari Komisi II Dprd Batam itu.

Selain kepada Bobi,media ini juga mencoba mengkonfirmasi,menanyakan tentang masuknya limbah sebanyak 2000 ton itu kepada Walikota Batam,dimana dalam konfirmasi media ini kepada Walikota Batam ,Ahmad Dahlan menanyakan, Apakah Batam kekurangan Limbah sehingga dapat mendatang Limbah dari luar Pulau,sebenarnya siapakah pemilik TPA Telaga Punggur,apakah DKP atau pengusaha ?,namun sampai berita ini dimuat Walikota Batam belum juga menjawab.