Friday, 31 October 2014

Sebenarnya,Ada Apa di Kabil ?

Batam,Dinamika Kepri - Sebenarnya,Ada Apa di Kabil ?,Yah..mungkin itulah pertanyaan yang telah menggelitik pikiran disetiap para Insan PERS yang meliput perkembangan dilema permasalahan dipemilihan RW 01 Telaga Punggur yang telah usai pada tanggal 26/10/2014 yang lalu.

Memang saat ini, pembangunan Kabil begitu Pesat,gunung-gunung habis diratakan,hutan habis di babat,angkutan Lori Dump Truck bebas leluasa keluar masuk jalan raya hingga menimbulkan banyak debu,namun terlihat ,warga sekitar yang telah menghirup debu-debu  itu, tidak bisa berbuat banyak,terkesan pasrah.

Saat ini ,PT Jaba Pratama juga telah melakukan pengembangan Parkir pelabuhan dengan meratakan gunung,selain itu ada juga Reklamasi pantai disekitar Punggur dalam,Siphiyard dan pelabuhan-pelabuhan rakyat,kemungkinan dengan melihat pembangunan itu, tidak heran kalau di dalam pemilihan RW 01 ada dugaan Permainan dan campur tangan orang-orang tertentu,sebab bagaimanapun diduga kuat para perangkat-perangkat dari masyarakat, seperti Lurah ,RW dan RT pasti mendapat kecipratan Fee dari  Pembangunan itu.

Belum lagi yang namanya dana CSR dari setiap Perusahaan yang ada ditempat itu,tentu siapapun tidak akan ingin melewatkannya,dimana dalam defenisi CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada yang wajib ditunaikan,maka dengan adanya aliran dana CSR tersebut, sudah barang tentu orang-orang yang dahulunya telah terakomodir baik tidak ingin membongkar pasang strukturnya,dan yang lebih gawat lagi, katanya ,salah satu Anggota Dprd Batam yang terpilih saat ini,juga disebut warga ikut menikmati dana CSR  tersebut.

Namun Anggota Dprd Batam yang dimaksud warga tersebut,ketika diconfirmasi jumat sore 31/10/2014 ,mengaku mengaku tidak memahami pertanyaan dari media ini,katanya ,saya tidak tahu apa yang dimaksud,jawab Anggota Dprd di komisi I tersebut,bahkan Ia menganjurkan, agar media mengklarifikasinya kepada narasumber,maka tidak heran,kenapa Permasalahan pemilihan RW 01  Telaga Punggur itu bisa mencuat kepermukaan,diduga karena ada kepentingan yang terorganisir.

Namun apa yang bisa diperbuat masyarakat sekitar,kesannya ,mereka hanya bisa menghirup debu dan menerima dampak atas keberadaan pembangunan itu sendiri,untuk lebih pastinya, masyarakat tidak perlu bertanya kepada siapa-siapa lagi,tanyakan saja kepada rumput yang bergoyang kenapa itu bisa terjadi.