Monday, 13 October 2014

PT.Tanjung Harapan Sentra Nusa Gulung Tikar ,Kataya Mau Hijrah Ke Vietnam

Batam,Dinamika Kepri - Wah..sepertinya pengangguran di Batam akan meningkat pada bulan Desember tahun 2014 ini,pasalnya Investor asing asal Negri Sakura Jepang  bernama Sankyo ini, katanya akan segera gulung tikar dari Batam dan melanjutkan usahanya ke negara tetangga yaitu negara Vietnam.

Bahkan beberapa karyawan yang telah parmanen di PT.Tanjung Harapan Sentra Nusa yang telah buka di Batam sejak tahun 1992 ini,kabarnya sudah dikabari akan di PHK dalam waktu dekat oleh Managemen Perusahaan.

Benar tidaknya informasi yang tersiar tersebut,Heri Maulana selaku Pimpinan dari PT.Tanjung Harapan Sentra Nusa yang memproduksi alat rotor itu kepada wartawan ini mengatakan ,katanya benar ,namun masih secara lisan saja.

" Ya memang benar,namun masih secara lisan saja,kalau bentuk tertulisnya belum ada,dan kita masih menunggu apa langkah Sankyo selanjutnya,Benar  kalau Sankyo akan Hijrah ke Vietnam,makanya karyawan yang parmanen sudah diarahkan agar di PHK kan." Terangnya siang tadi 13/10/2014.

Ketika ditanya apa kendalanya,Heri mengatakan,karena iklim usaha dan situasinya sudah semakin tidak jelas ditambah lagi sikap Pemerintah Batam yang semakin tidak Pasti.

"Semua  karena iklim usaha dan situasinya sudah semakin tidak jelas,apalagi upah pekerja terus dituntut  naik ,ditambah lagi Pemerintah Kota Batam  yang tidak bisa mengambil sikap dalam hal ini,akibatnya para pengusaha jadi binggung,bahkan baru-baru ini juga, para pekerja  juga telah menuntut kenaikan gaji kembali,mungkin dengan adanya seperti itu maka Sankyo lebih memilih hijrah saja.namun bukan di Batam saja,yang di Bandung juga akan ikut ke Vietnam ." Ucap Heri Maulana via Celularnya kepada wartawan media ini.

Terkait  adanya perusahaan yaitu PT.Tanjung Harapan Sentra Nusa akan Hengkan dari Batam ini,ketika diconfirmasi media ini,Drs. Zarefriadi, MPd selaku Kadisnaker Batam,menjawab katanya, belum mengetahui hal tersebut.

" Saya belum menerima laporannya." Balas Zarefriadi singkat via Celularnya.

PT.Tanjung Harapan yang di gawangi oleh Sankyo ini katanya ,akan segera memberhentikan sekitar 1200 orang pekerjanya,Akta Tarmzi  selaku Ketua DPC SPSI Sekupang kepada media ini juga telah membenarkan kabar tersebut,bahkan Ia mengatakan tidak ada masalah dengan pemberhentian itu,katanya semuanya telah terkondisi dengan baik.

"Benar..sebenarnya kalau itu informasi sudah lama,mungkin inilah waktunya,terkait hak-hak karyawan semuanya,saya lihat tidak masalahnya,semua terkondisi dengan baik dari perusahaan ,selain hak Karyawan yang Parmanen yang terpenuhi,yang kontrakan juga akan dibayarkan kalau memang masa kontrakan belum selesai,Etika perusahaan sangat bagus,bahkan ada beberapa pekerja yang ikut diajak ke Vietnam,tetapi tergantung merekelah (pekerja=red) kalau mereka mau,Kalau penilaian Spsi sendiri tidak ada masalah,yang penting tidak ada pekerja yang komplain." Ujar Akta Tarmizi menjelaskan melalui celularnya  senin malam 13/10/2014.

Saat ini diketahui telah banyak Perusahaan investor Asing yang di Batam memilih kabur ke negara Vietnam itu,tidak tahu apa pasalnya namun itulah fakta yang sebenarnya,Selain Sankyo yang akan hijrah ini,sebelumnya juga bahwa PT Giken Precision telah lebih dahulu memilih berinvestasi disana,Namun bukan karena iklim kebijakan  yang kurang mendukung saat itu,Namun karena Karyawannya sering kesirupan ketika perusahaan itu menempati beberapa gedung di Sewu Sekupang beberapa Tahun lalu,Akhirnya melihat itu sering terjadi maka perusahaan itu memilih hengkang ke luar Negeri.


Editor : Agus Budi T