Wednesday, 29 October 2014

Kemanangan Erowan Jadi RW 01 Telaga Punggur Dipertanyakan ,Diduga Telah Melakukan Manipulasi Data

Batam,Dinamika Kepri-Hasil Pemilihan RW 01 di Telaga Punggur kelurahan Kabil yang dilakukan pada 26/10/2014 lalu,kini telah mengundang kontroversi dikalangan masyarakat setempat yaitu warga dari RT 01 dan RT 02 kelurahan kabil,katanya warga tidak terima,karena pimilihan RW 01 itu telah dimenangkan kembali RW lama yaitu Erowan   dengan cara diduga memanipulasi data,dimana pernyataan tersebut disampaikan oleh Indra alias Yaya(31) kepada para wartawan rabu sore 29/10/2014 disela-sela waktunya.

Kepada wartawan  Indra menunjukkan beberapa bukti-bukti data yang tidak singkron serta data yang berisi kejanggalan-kejanggalan katanya  telah dilakukan oleh RT 03 Teluk Lengung yaitu yang bernama Wahab.

Dinama berita acara dari Teluk Lengung itu sangat tampak ada manipulasi jelas,sebab data  terlihat jelas telah ada penggelembungan jumlah warga dengan nomor urut yang melompat dari 46 ke 77 ,bila dihitung dihitung selisih mark-upnya sekitar 31 suara bagi Erawon yakni seorang PNS di Sat-pol PP di Pemko Batam yang telah nyambi selama 4 tahun itu,membuat Indra sebagai Kandidat dari Rivalnya Erowan ,mengalami kekalahan suara.

Melihat itu, Indra merasa tidak terima,menurutnya ia menang telak ,namun karena ada permainkan oleh orang-orang yang berkepentingan dengan sosok Erowan ,akibatnya Indra alias Yaya ini,merasa telah dikibulin, baik RT 03 maupun  panitia pemilihan yang katanya bahwa semua panitia masih keluarga dari pihak Erowan .

" Saya seperti dikibulin ,habis gimana semua paniatia penyelenggaranya  masih sekeluarga dari pihak Erowan ,sudah barang tentu mereka berusaha untuk memenangkannya." Ucap Indra kesal.

Selain nomor urut yang melompat,diketahui RT 03 dan RT 04 ternyata juga telah melakukan Aklamasi alias tidak memilih dan tetap mendukung RW yang lama yaitu Erowan ,namun data tersebut menurut Indra sangat janggal,sebab berita acara Aklamasi RT 03 dan RT 04 di hari yang sama dan ditanda tangani oleh orang yang sama,katanya bagaimana bisa,padahal jarak RT 03 dan RT 04 sangat sangat jauh, bahkan jaraknya terpisah oleh lautan yaitu antara Teluk Lengung dengan Pulau Kasam.

" Berita acara Aklamasinya itu rekayasa,sebab berita acara Aklamasi RT 03 dan RT 04 di hari yang sama dan ditanda tangani oleh orang yang sama yaitu Erowan ,bagaimana bisa,padahal jarak RT 03 dan RT 04 sangat sangat jauh ,bahkan jaraknya terpisahkan oleh lautan antara Teluk Lengung dengan Pulau Kasam,makanya saya heran mungkin Erowan ada  kembaran sehingga bisa seperti itu.'' Katanya Penasaran.

Menurut Indra,Untuk RT 01 dan RT 02 dia mendapat suara yang mutlak di pemilihan RW itu,namun yang jadi masalah baginya, kataya kenapa RT 03 dan RT 04 melakukan Aklamasi,bahkan Ia meragukannya.

"Ini tidak masuk akal,gimana bisa ada laporan bahwa   RT 03 dan RT 04 pada 12 september telah melakukan Aklamasi ,padahal saat itu Panitia pemilihan RW belum terbentuk,jadi yang benar saja." Katanya lagi.

Menyakapi yang telah dialaminya,kepada para Wartawan Indra yang juga berlatar pengusaha ini menyatakan segera melanjutkan masalah ini hingga keranah Hukum nantinya,ungkapnya lagi ,katanya Ia sangat tidak terima,selain dirinya ,juga terlihat beberapa warga yang tengah bersamanya juga mengatakan ,mereka tidak terima kalau Erowan kembali menjabat RW lagi.

" Saya tentu tidak terima,saya akan melanjutkan kasus manipulasi data ini hingga keranah hukum,jelas ini bukti-buktinya,kalau saya kalah dengan murni tampa ada permainan,tentu saya menerimanya dengan iklas,tetapi setelah melihat bukti-bukti ini,pasti siapapun akan melakukan hal yang sama dan harus diusut tuntas siapa saja yang terlibat di dalamnya." Pungkasnya.

Untuk mensingkronkan pernyataan Indra tersebut,media ini mencoba menghubungi Lurah Kabil yaitu Erwin,kepada media ini ,Erwin menjawab singkat katanya menjawab,Tanyakan ke RT nya saja.

" Masalah itu tanyakan ke RT nya saja." Jawab Erwin singkat via Celularnya.