Wednesday, 10 September 2014

RT Patam Indah, Diduga Jual Tiang Listrik Milik Warga

Batam,Dinamika Kepri - Biasanya perangkat ketua rukun tetangga (RT) memberi pengayoman yang baik kepada warganya,namun ini beda dengan tingkah laku dari RT 07/ RW 01 Patam Lestari Sekupang Batam.

Warga Patam menilai RT tersebut telah melakukan kewenangan sesuka hati menjuali aset yang ada di daerahnya, berita ini tersiar ketika salah satu warganya kepada wartawan ini mengabarkan, kalau tiang listrik beton yang dibeli warga secara swadaya sebelumnya ,kini telah hilang dari tempatnya berdiri dari tempat sebelumnya, bahkan hilangnya tiang listrik tersebut, tidak pernah di informasikan RT itu kepada warga,kemana tiang listrik itu.

Warga yang kesal melihat tindakan RTnya itu menduga, kalau tiang listrik beton seharga jutaan rupiah itu yang dibeli dari PLN itu ,raib menduga  telah dijual RT beransial "IL " tersebut ke tempat lain.

" Saya heran melihat RT ini,masa tiang listrik saja bisa hilang,kemana ya..laginya dia diam-diam saja,padahal itu dibeli warga, tolonglah di pertanyakan." Ucapnya kepada wartawan ini.

Pantuan media ini, tiang yang sebelumnya berdiri  tidak tampak lagi, namun ketika wartawan ini mengklarifikasi hal  itu pada hari minggu (7/9/2014)lalu, RT yang terkesan cuek  kepada sebagian warga di tempatnya itu mengatakan, agar menanyakan langsung kepada pihak PLN.

" Masalah tiang Listrik itu tanyakan  ke PLN ." Jawab RT itu singkat via Celularnya.

Selain hilangnya satu batang  tiang listrik milik warga, instalasi TV kabel milik BCN  yang tampak sembrawut meliliti disetiap tiang listrik yang dibeli warga itu. Pemasangan jaringan TV kabel tidak pernah di informasikan kepada warga, padahal adanya tiang tiang listrik di daerah itu semuanya di beli warga dengan patungan ketika pertama kali mendiami tempat itu, Namun keuntungan hanya di nikmati RT saja dengan dugaan telah terima upeti bulanan dari pihak pengelola TV kabel tersebut, dugaan sangat kuat sebab tidak mungkin kalau pemasangan TV kabel itu dilakukan jika tidak ada kordinasi  kepada RT setempat.

Ketika ditayakan tentang hal itu, RT ini bungkam dan tidak merespon apapun, Ia lebih terfokus menjawab klarifikasi tentang tiang listrik yang hilang itu .(Ag)

Editor : Agus Budi T