Monday, 29 September 2014

Pembangunan JPO Sagalung Molor Waktu

Tampak belum rampung,Pembangunan jembatan penyeberangan (PJO) di Sagalung Belum rampung Padahal pengerjaannya sudah diluar batas waktu pengerjaan yang ditentukan.Dok dinamikakepri.com

Batam,Dinamika Kepri - Pembangunan Jembatan penyeberangan orang (JPO)di depan SD negeri 001 Sagalung terkesan terlambat,pasalnya pekejaan PJO tersebut sudah kadaluarsa tidak sesuai  dengan bestek yang tertera.dimana pengejaanya dimulai pada tanggal 7 mei 2014,namun sampai saat ini 29 september 2014 belum juga selesai,sedangkan ditera bestek pengerjaan hanya 180 hari masa kerja.

Bila dihitung-hitung hari pengerjaannya sudah memakan waktu 4 bulan,Namun menurut pengawas dari Multi Rekajasa yang enggan menyebut namanya pada media ini mengatakan,keterlambatan terjadi karena adanya gangguan dari tiang listrik milik PLN di depan SD Negri 001.

"  Keterlamabatan ini karena tiang listrik yang didepan SD itu,kita terhenti ketika   menunggu pihak PLN  mengalihkan kabel lisrik itu,namun kini masalha listrik itu sudah selesai,jadi kita bisa melanjutkan pekerjaan lagi,Bahkan dinas perbuhubungan Batam sudah pernah mencek pembangunan ini,laginya ada masa sanggah selama dua minggu,ini hanya tinggal finising saja." Kata dia menjelaskan.

PJO dengan Nilai kontrak Rp.1.325.067.942 dari dinas Perhubungan ini, telah ditentukan bahwa masa pelaksanaan hanya selama 180 (seratus delapan puluh) hari kerja dan  di awasi oleh konsultan Pengawas CV.Multi Rekajasa.Namun sudah hampir menjalani 4 bulan proyek PJO tersebut belum juga rampung .

Diduga pengejaannya tidak dapat terealisasi sesuai masa waktu yang telah ditentukan,dimana tahap pengerjaan jemabatan penyeberangan itu saat ini  masih mencapai tahap 70% saja.Namun kata pengawasnya sudah tahap finising.

Untuk mempertanyakan keterlambatan pembangunan PJO itu , wartawan ini mencoba menghunbungi Zul Hendri selaku Dinas Perhubungan Kota Batam,Namun yang bersangkutan tidak merespon sama sekali.

Diduga keterlambatan ini pembangunan PJO di Sagulung  tersebut telah sarat tindak korupsi ,pasalnya setiap proyek yang mandet tentu ada sanksinya,bagaimana  pembangunan PJO ini,apakah CV.Rozer Perkasa Abadi dan Cv. multi Rekajasa sudah mendapat teguran ?,dan apakah dengan keterlambatan itu jadi ajang main mata ?.