Friday, 5 September 2014

Kepala Dinas KP2K Batam Diduga Nyambi Jadi Pemasok Kayu illegal Loging

Batam,Dinamika Kepri - Salah satu pekerja di gudang kayu /somel milik Anton menyebutkan Kadis kehutanan kota Batam ikut terlibat sebagai pemasok kayu ke gudang tersebut.

Jika memang itu benar adanya keterlibatan Dinas kehutanan siapa lagi yang harus bertanggungjawab melakukan pengawasan serta penindakan maraknya illegal logging di kota Batam.

Maka dengan menjamurnya gudang kayu di kota Batam khususnya daerah Batu Aji ,Dapur 12,Putri Tujuh, Putri Hijau ,Tembesi , Seibeduk dan Barelang semakin melebarkan sayapnya untuk mencari keuntungan pribadi.Tidak tanggung-tanggung mulai dari areal hutan wisata/konservasi muka kuning ,Duri Angkang sampai hutan Pulau Barelang di panen secara liar.Bahkan hasil penangkapan penebangan liar yang di lakukan oleh satuan Ditpam di kawasan hutan Muka Kuning mencapai ratusan ton sanksi penindakannya terhadap si pelaku belum jelas juga.

Bahkan di tingkat pengadilan Negeri Batam pemain illegal logging terkesan tidak pernah di sidangkan.Apakah benar kayu hasil tangkapan tersebut telah di jual kepada si-pemilik gudang untuk menghilangkan Barang bukti.

Sama halnya penebangan kayu illegal di kawasan hutan konservasi Muka Kuning di belakang Kantor PLN kota Batam sampai saat ini penindakan hukum yang di lakukan aparat pemerintah tidak memberikan efek jera.Dari instansi terkait hanya memberikan sanksi “melakukan penanaman pohon yang sudah di panen ,agar menanam bibit kayu (pohon)di atas lahan tersebut.

Kenyataan dan hasil investigasi awak media ini di beberapa lokasi hutan di kota Batam ,penebangan liar di lakukan oleh oknum tersebut di lakoni secara terang-terangan.Benarkah hasil penebangan kayu secara liar telah mengalir ke sejumlah oknum Dinas kehutanan kota Batam .

Suhartini kepala Dinas KP2K kota Batam,beberapa kali di datangi awak media ini di kantornya tidak pernah berada di tempat.Di konfirmasi adanya keterangan staf gudang kayu milik Anton menuding bahwa dari Dinas kehutanan juga sebagai mitra kami memasok kayu ke gudang ini .

Tetapi saat awak media ini konfirmasi SMS melalui nomor HP selulernya :08117032…menjawab “Malasss laahhh yyyaaauuuwwww……..”Inilah SDM kepala Dinas KP2K kota Batam ibu Suhartini.Banyak tudingan kepermanenan jabatan ibu Suhartini sebagai kepala Dinas KP2K kota Batam ,adanya titipan pejabat di Pemko Batam sehingga jabatan yang di embannya di julluki banyak orang sampai masa kepensiunan berakhir.Benarkah jabatan di Pemerintahan Pemko Batam mulai dari setingkat kabid sampai SKPD , adalah titipan dari pejabat Pemko Batam yang ada hubungan persaudaraan ?

Awak media ini kembali mengirimkan jawaban SMS ,yang di kirimkan ibu Suhartini melalui nomor ponsel pak Ahmad Dahlan (Walikota Batam) terkait rendahnya SDM ,di setingkat SKPD di pemerintahan yang di pimpinnya,tidak ada jawaban.Menyikapi pernyataan salah satu staf pekerja di gudang kayu/somel milik Anton menuding Dinas kehutanan ikut terlibat pemasok kayu ke gudang tersebut.

Jika memang itu benar ,hendaknya penegak hukum di propinsi Kepri maupun pusat sudah selayaknya melakukan audit segala harta kekayaan kepala Dinas KP2K kota Batam yang di duga mengalir dari para pemilik gudang kayu/somel. 

Sumber : zonadinamika.com