Wednesday, 17 September 2014

Dua Perusahaan Hendak Menggusur ,Warga Kampung Karyawan Sekupang Resah

Batam, Dinamika Kepri - Sejak bulan Juli  2014 ,warga Rumah liar (Ruli)Kampung karyawan Sekupang yang terdiri dari 5 RT terus resah hingga saat ini.

Keresahaan warga tersebut timbul ketika 2 perusahaan yang terdiri dari PT.Mahesa Tanra dan PT.Mikido Elmonta ingin memiliki lokasi mereka  dan menggusur mereka dengan cara mengganti atau memberi barter sagu hati dan memberikan lahan kavling,namun sampai saat ini belum terealisasi,akibatnya warga menjadi resah,pasal waktu yang ditentukan dua perusahaan untuk mengosongkan lokasi sudah semakin dekat,namun solusi dari perusahaan belum terkondisikan.

Sebagaian warga didalam satu RT di Kampung karyawan itu ,ada yang sudah serentak diberikan sagu hati berkisar Rp 4 uta hingga Rp 5 Juta,namun warga yang sudah menerima itu, belum mengosongkan lokasi,bahkan warga yang sudah menerima sagu hati itu bukannya pergi ,warga malah semakin tambah bingung,bahkan tersiar issu ada warga yang telah menyesal  menerima sagu hati  tersebut,terkesan warga yang menerima sagu hati itu,katanya  karena dihantui rasa takut, kalau katanya akan ada tim terpadu akan datang menggusur paksa mereka ,sebab  informasi itu memang sempat terhendus di tengah masyarakat sekitar,sebagaimana pernah diutarakan salah satu narasumber kepada media ini beberapa waktu.

Namun ada salah satu warga Pria berumur lanjut ditempat itu yang terlihat senang,pasalnya aktivitas pematangan lahan yang saat ini tengah berjalan di Kavling Patam Indah kelurahan Patam Lestari ,diklaimnya untuk alokasi tempat mereka,namun ketika wartawan ini memastikan hal tersebut ,kepada Surianto ST  yang melakukan pematangan lahan di Patam Indah itu mengaku ,bukan alokasi penggusuran kampung Karyawan melainkan alokasi untuk penggusuran Ruli belakan rumah sakit Adven Tiban 1 dan alokasi beberapa rumah dari Lembah Biawak Kawasan Industri Sekupang.

" Oh bukan,itu lokasi untuk Ruli yang di belakang rumah sakit Advent Tiban 1 dan beberapa gusuran ruli dari Lembah Biawak." Ucap Surianto memastikan.

mendengar pernyataan itu,bapak yang sudah lanjut usia itu terlihat lemah,dan beberapa warga yang mendengar hal itu juga sempat adu argument antara satu dengan yang lain.

Kata warga,2 perusahaan yang akan menggusur mereka itu akan mengubah lokasi tempat mereka menjadi 10 Hektar,setiap perusahaannya akan mendapatkan 5 hektar.

Sampai saat ini alamat PT Mahesa Tantra belum terdekteksi dimana alamat kantor yang sebenarnya,diduga alamat perusahaan tersebut berada di dalam tas,sedangkan PT Mikido Elmonta selama ini bergerak di bidang Authorizet dealer Truck Foton Auman sebagai mana terupdate di link http://fotonauman.indonetwork.co.id/  yang beralamat di Jl. Narogong KM 18 No. 108 Limus Nunggal Cileungsi Cibubur 17000, Jawa Barat.

Katanya,perusahan PT Mikido Elmonta milik seorang anggota Dprd Kota Batam yang terpilih saat ini,namun data pemilik yang diposting di web Indonetwork.co.id, berbeda pemilik dan bukan anggota Dprd tersebut,melainkan bernama Krisman Saragih yaitu sebagai Direkturnya.

Editor :Agus Budi T