Sunday, 31 August 2014

Menilik Bisnis Gelper,Ternyata Bisnis Yang Menggiurkan,Namun Berdampak Sosial Yang Pelik

Batam,Dinamika Kepri -Istilah kata Gelper adalah berasal dari singkatan gelanggang Permainan,Gelper adalah perjudian yang memakai mesin ketangkasan yang bisa atur oleh sang pemilik atau pengusahanya,karena itulah pengusahanya tidak bakal merugi,bahkan mereka sendiri bisa mengatur berapa keuntungan yang hendak diambilnya dari para pemain.

Namun, sebelum membuka usaha Gelper tersebut ,pastinya tentu membutuhkan banyak anggaran,sebab untuk membuka usaha perjudian tersebut harus terlebih dahulu akan melakukan kordinasi kebanyak oknum-oknum nakal,kalau tidak,jangan harap bisa bertahan lama,jangankan  bertahan lama,sehari buka saja bisa langsung digrebek,maka dari itu sang pengusaha harus mengondisikan segala sesuatunya dilapangan sebelum memulai usahanya.

Untuk sarana mesinnya,pengusaha tidak perlu membelinya,sebab di Batam sendiri sudah ada beberapa Pengusaha yang khusus menyediakan mesin tersebut,tinggal pesan saja,tentunya harus melalui kesepakatan pembagian persentase dahulu dengan pemilik mesin,setelah itu mesin  baru bisa dioperasikan.

Diawal pertama buka,pengusaha gelper akan memakai sistem 60-40,artinya untuk pemilik usaha 60% dan pemain akan diberikan 40%,dari kekalahan pemain dari 100% ,mesin telah di program automatis oleh teknisi akan mengembalikan uang pemain sebesar 40 %,tentunya itu semua itu melalui permainan itu sendiri.

Contohnya anda kalah  Rp 1 juta,bagainamapun permainan anda,mesin akan memberikan anda hadiah Rp 400 ribu dari kekalahan anda,jadi jangan harap anda bisa menang apabila masih bermain gelper.

60-40 itu masih sistem batas toleransi,biasanya itu dilakukan pemilik gelper ketika masih baru buka tentunya untuk memanggil menggaet para pemain ,namun itu tidak lama ,berlahan seiring waktu hari berlalu,sistem akan berubah menjadi 70-30,untuk pemilik usaha 70%  dan pemainnya 30 %.

Kenapa ada sisitem seperti itu ?,kalau tidak seperti bagaimana bisa gelper menjamur di Batam,sebab di pastikan para pengusahanya tidak akan mengalami kerugian semasih  praktek judi gelper itu masih berjalan.

Dalam perhitungan sehari saja,ratusan juta bisa masuk ditelan mesin,padahal yang keluarkannya hanya 40 sampai 30 persent saja,bagaimana kalau praktek judi itu sampai berbulan-bulan bahkan sampai tahunan,tidak jarang banyak masyarakat yang menjadi sengsara,pasalnya mereka yang menang akan ketagihan yang kalah makin penasaran.

Padahal menangnya sekali ,kalahnya berulang kali,akibatnya dampak sosialnya berpengaruh kepada kehidupan rumah tangga masyarakat luas,karena selalu kalah,pemain-pemain Gelper itu bisa berbuat nekat hingga menjual aset-asetnya termasuk rumah ,mobil dan apa saja yang ia punya,akibatnya rumah tangganya berantakan,perceraianpun tidak terelakkan.

Bagi pemain yang telah kalah dalam permainannya biasaya akan memboking mejanya selama satu jam sesuai peraturan dari pemilik gelper,selama satu 1 jam itu, pemain tersebut akan mencari-cari pinjaman atau menjual apa saja yang Ia punya,tujuan beraharap kekalahanya yang sudah masuk akan dikembalikan mesin gelper tersebut.

Anda berminat ,tentukan pilihan anda,mau jadi pengusahanya atau mau jadi pemain saja ?,inilah  sedikit fakta yang dapat dibeberkan oleh wartawan media ini kepada anda,semoga bermamfaat..