Wednesday, 27 August 2014

Laporan ICW Kepri Terhadap Walikota Batam ke KPK Tidak Bergeming

Batam,Dinamika Kepri- Laporan ketua ICW Kepri Salman kepada KPK dengan  No: 007/PPC/ICWKEPRI/2014 tertanggal 18 Agutus 2014.sampai saat ini belum bergeming sama sekali.

Dimana didalam pemberitaan Koran Berani pada Edisi 1110/Agustus tahun XI/2014 yang lalu,bahwa Salman Selaku Ketua Icw Kepri telah dengan Gamblang mengatakan akan menggiring kasus Dugaan korupsi berjemaah yang dilakukan oleh Walikota Batam Ahmad Dahlan dengan antek-anteknya sampai kepengadilan.

Namun sampai berita ini di muat,belum ada respon apapun terkait pemberitaan tersebut,padahal sudah menjalani 9 hari sejak dilaporkannya Ke KPK(komisi pemberantasan Korupsi),dan kini masyarakat Batam tengah bertanya-tanya,katanya " Benarkah laporan itu ? ".

Ketika Salman ketua ICW Kepri diconfirmasi wartawan media ini,katanya masih menunggu proses dan masyarakat Batam diharap untuk bersabar.

" Maaf ..berhubung di KPK masih ada penyusunan Struktur,maka untuk itu masyarakat Batam di mohon bersabar." Jawab Salman singkat Via Pesan singkat Celularnya. 

ICW Kepri yang berkantor di Blok F 19 Plamo Garden Batam Center ini ,melalui ketuanya  yaitu Salman juga menekankan kembali agar Masyarakat Batam tetap bersabar untuk menunggu proses selanjutnya.

"Masyarakat Batam Yang budiman,untuk menindak lanjuti berita Walikota Batam Yang esksis dikoran Berani ,mohon kesabarannya ,saya dan team akan berusaha sekuat tenaga untuk memasukkan walikota Batam Ahmad Dahlan ke Hotel Prodeo(penjara=red),dan saya juga mohon bantuan dan doanya." Pinta Salman mengakhiri.  

Ketika wartawan ini menanyakan Struktur anggota atau kepengurusan/aktivis ICW Kepri,via celularnya Salman menerangkan secara merinci katanya antara lain,1.Mulkansyah, 2.Habil,3.Amat,4.Rompingi ,5 Salman (ketua) dan yang lainnya,namun ada  juga anggota lainnya yang tidak dilibatkan dalam hal ini,pasalnya menurut Salman ada juga beberapa anggotanya  yang tidak menjabat lagi dikarenakan tidak memenuhi bidang sasaran tugas masing-masing.

Namun Mulkansyah  Selaku Ketua NCW Kepri,menolak keras kalau ia terlibat didalam kepengurusan ICW Kepri ,katanya itu tidak benar.

" Kenapa namaku ada didalamnya,aku ketua NCW Kepri,yang benar saja.aku tidak terlibat di ICW Kepri tersebut,itu tidak benar," Tegas Mulkan yang juga aktivis korupsi di Kepri tersebut kepada wartawan ini.

Bahkan Mulkan selaku NCW Kepri juga menambahkan,Kalau ICW pusat tidak pernah membuka cabang dilingkup daerah.

" NCW Kepri memberitahukan kepada seluruh lapisan masyarakat Batam dan masyarakat Kepri Khususnya tentunya,dan juga bagi para pejabat di Kepri ini, agar berhati-hati kepada orang yang mengatas namakan ICW,pasalnya ICW tidak pernah atau ada cabang dilingkup daerah diseluruh Indonesia,jadi berhati-hatilah. " Tegas Mulkan Ketua Nasional Corruption Watch (NCW) itu kepada media ini.

Terkait penolakan Mulkansyah dengan namanya dimasukan didalam kepengurusan ICW kepri itu, Salman Ketua ICW Kepri menjawab Ketika  confirmasi media ini kembali,mengatakan " itu Yang saya suka "

 " Itu yang saya suka,artinya mesti tahu diri,tidak usah membawa Lembaga ICW,karena saya malu,ilmunya belum cukup,itu saja ya..No coment aku lagi sibuk." balasnya via pesan singkat dari celularnya.

Terkait laporan ICW Kepri dengan Dugaan Korupsi walikota Batam itu KPK ,Via Pesan singkat media ini juga mencoba meminta tanggapan kepada walikota Batam Ahmad Dahlan tentang laporan tersebut,Namun sampai berita ini dimuat walikota Batam sama sekali belum memberikan Tanggapannya tentang  ICW kepri yang telah melaporkan dirinya Ke KPK  . (Agus)