Wednesday, 20 August 2014

Kasus Dugaan Korupsi Ditubuh Pemko Batam Makin Melilit ,Namun Kajari Belum Tetapkan Tersangka

Batam,Dinamika Kepri - Penanganan kasus dugaan korupsi Pemko Batam oleh kajari Batam semakin melambai-lambai semampai bak diterpa angin sepoi-sepoi bergoyang lambat,akibatnya kini telah menuai berbagai opini dari kalangan masayarakat,LSM,Ormas  maupun dikalangan para awak jurnalistik. 

Penanganannya terlihat jalan di tempat , kasus korupsi di setara setingkat SKPD Pemko Batam telah menyeret nama Kadishub kota Batam Jul Hendrik dengan nilai 8,5 millyar terkait pengelolaan parkir umum.

Bahkan pihak dari kejaksaan sudah melakukan pemeriksaan secara maraton, sejak dilakukan pemeriksaan dugaan kasus korupsi tahun 2013 di tubuh Pemko Batam ini, sampai saat ini belum ada yang di meja hijaukan.Lalu timbul berbagai pertanyaan ,kenapa perkara penyelidikan tidak ada kejelasannya .

Adapun kasus-Kasus dugaan korupsi yang tangani pihak kejari Batam antara lain :Anggaran publikasi tahun 2013,Millyaran rupiah yang di duga penyalurannya tidak tepat sasaran . 

Anggaran pesta kembang Api tahun 2013 yang melibatkan Dinas kepariwisataan Yuspa Hendrik,penggunaan anggaran pembuatan akte lahir dan akte nikah catatan sipil sesuai dengan program pemerintah memberikan konfensasi penggurusan secara massal ,Penggunaan anggaran di Dinas kesehatan terkait pengadaan peralatan medis,Dugaan suap beberapa pejabat Pemko Batam dan anggota DPRD kota Batam dari Dinas pendidikan kota Batam.

Namun begitu banyaknya dugaan kasus korupsi  yang memelilit ditubuh pemko Batam,satupun kasus Belum ada penyelesaian atau kejelasan kasus-kasus tersebut yang mana telah  di tangani kejari Batam saat ini,kasus itu belum selalesai kini malah sudah bermunculan kasus dugaan korupsi yang baru.

Pihak kejaksaan agung yang meminta namanya agar tidak di publikasikan saat di hubungi media ini melalui selulernya mengatakan “Kasus dugaan korupsi Pemko Batam sedang di tangani pihak kejari Batam.Kalau memang penanganannya di anggap lamban atau meragukan silahkan kirimkan bukti-bukti pendukung ke kantor kejaksaan Agung agar bisa kita tindak lanjuti.

Prosedur penanganan kasus dugaan korupsi yang di tangani pihak kejari Batam semestinya harus transparan karena itu hak publik ,hingga sampai pembuktiannya benar atau tidaknya seseorang pejabat itu melakukan korupsi.Tolong kirimkan berkas maupun data pendukungnya ke kantor kejaksaan Agung ,kalau sudah di kirimkan melalui kantor pos atau jasa lainnya smskan ke saya agar langsung kita proses,jelasnya.

Misrawati dari sekretaris TOPPAN RI DPD Batam( Team Operasional Penindakan Penyelamatan Asset Negara) mengatakan,Di harapkan kejari Batam bisa bekerja keras mengungkap tindak dugaan korupsi yang semakin meraja lela di tubuh Pemko Batam.

Dari tahun 2013 banyak sorotan media massa terkait Kasus dugaan korupsi yang belum terselesaikan. Jangan dari tahun ketahun kasus ini tetap menjadi sorotan publik ,bagaimana mungkin mengungkap kasus dugaan korupsi terbaru jika kasus yang lama belum terselesaikan.Kami harapkan juga pihak kejaksaan Agung agar mengawal kasus dugaan korupsi di berbagai daerah terutama di kota Batam yang di anggap penanganannya lamban agar menindak tegas.Kasus korupsi tidak bisa di tolerin karena banyak merugikan negara serta menyengsarakan rakyat indonesia,jelasnya. (tim)


Sumber By : zonadinamika.com